Senin, 6 April 2026

Harga Ayam Segar Naik Lagi

Berita Terkait

foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Harga ayam potong segar di sejumlah pasar-pasar tradisional kembali naik sebesar Rp 1.000, dari sebelumnya dijual Rp 30 ribu menjadi Rp 31 ribu per kilogram (kg). Demikian juga komoditas bahan pangan lainnya, seperti cabai hingga sayu-ran juga terus merangkak naik.

”Benar, pekan ini harga ayam naik Rp 1.000. Biasanya hanya di kisaran Rp 30 ribu, kini sudah Rp 31 ribu per kg,” ujar Asmin, pedagang ayam dan daging Pasar Tos 3000 Jodoh, Senin (15/4).

Menurut dia, makin kecil ukuran ayamnya, harga yang ditawarkan juga lebih tinggi, selisihnya hingga Rp 2.000 per kg. Rata-rata pembeli ayam ukuran kecil adalah pedagang ayam penyet.

”Biasanya yng ngeluh penjual ayam penyet. Mereka protes kenapa harga ayam naik lagi, ya saya jelaskan kalau naiknya dari pemasok. Mereka diam saja,” ucapnya.

Untuk harga daging sapi beku, lanjut Asmin, ia menjual Rp 89 ribu per kg. Dia mengaku menjual daging sapi beku lebih murah dibanding peda-gang lainnya.

”Tanya tempat lain, ada yang jual sampai Rp 90 ribu – Rp 91 ribu per kg,” sebutnya.

Tak hanya ayam dan daging, harga cabai merah keriting di Pasar Tos 3000 Jodoh juga masih tinggi, di kisaran Rp 35 ribu – Rp 40 ribu per kg. Sedangkan harga cabai setan dijual Rp 60 ribu – Rp 65 ribu per kg. Bahkan, akibat tingginya harga cabai setan, jumlah pasokan setiap pedagang terbatas.

”Stok cabai setan sedikit, makanya mahal,” terang Siti, pedagang cabai.

Begitu juga harga berberapa jenis sayuran, seperti wortel dijual Rp 16 ribu – Rp 20 ribu per kg, sawi Rp 20 ribu – Rp 23 ribu per kg, tomat Rp 12 ribu – Rp 15 ribu per kg. Sedangkan harga beras di pasaran Batam masih ada diatas harga eceran tertinggi (HET).

Seperti beras merek Ayam Bola dan Bumi Ayu Istimewa dijual Rp 1.4000 per kg.

Sementara itu, di Pasar Botania 1 Batam Center, kenaikan harga ayam cukup bervariasi, mulai Rp 1.000 – Rp 2.000 setiap kilogram.

”Baru naik lagi. Ada yang jual Rp 37 sampai Rp 38 ribu per kg, harganya tak sama,” kata Saiful, penjual daging dan ayam di Pasar Botania 1.

Sebelumnya, harga ayam di pasar ini dijual Rp 36 ribu per kg, sementara harga normalnya di kisaran Rp 28 ribu – Rp 30 ribu per kg. Menurut Saiful, kenaikan harga langsung dari peternak ayam di Barelang, sehingga mau tidak mau pedagang pun harus mencocokkan harganya.

”Kalau sudah naik dari peternak kami nggak bisa nolak,” jelasnya.

Ia pun memperkirakan harga ayam akan terus naik hingga memasuki bulan Ramadan.

”Biasanya memang seperti itu. Pasti naik kalau Ramadan,” ungkapnya.

Ditanya permintaan masyarakat akan daging ayam, Saiful mengaku memang ada peningkatan. Dalam sehari ia bisa menjual sampai 200 kg ayam segar, dari sebelumnya hanya sekitar 100 kg.

”Pengaruh harga ke pembeli ada. Cuman tidak terlalu signifikan,” tuturnya.

Senada diungkapkan Mulyadin, penjual daging lainnya.

”Malah (ayam potong segar) sudah naik dari empat hari yang lalu,” katanya.

Sama dengan pedagang lain, Mulyadin membenarkan kenaikan harga ayam langsung dari peternak.

”Kami nggak tahu penyebabnya, cuman memang naik langsung dari sana (peternak),” jelasnya.

Berbeda dengan ayam potong segar, harga sapi beku di Pasar Botania 1 masih terpantau normal, yakni di kisaran Rp 83 ribu – Rp 86 ribu per kg. (she/yui)

Update