Rabu, 8 April 2026

Warga Tagih Janji Pelebaran Jalan Simpang Barelang

Berita Terkait

foto: batampos.co.id / dalil harahap

batampos.co.id – Pemilihan umum (pemilu) serentak, baik pemilihan presiden dan wakil presiden maupun pemilihan legislatif telah dilaksanakan, Rabu (17/4). Dalam persiapan menghadapi dan kelancaran pemilu serentak itu, sejumlah pekerjaan tertunda, salah satunya rencana penertiban bangunan liar di Simpang Barelang, Sagulung untuk proyek pelebaran jalan.

Nah, sejalan telah usainya pelaksanaan pemilu, warga langsung menagih janji Pemerintah Kota (Pemko) Batam atas rencana penertiban iitu. Sebagian warga terutama pengguna jalan sangat menantikan rencana penertiban deretan bangunan liar di kawasan tersebut, karena sangvat mengganggu arus lalu lintas. Sebab, bangunan kios, warung, bengkel hingga tempat pangkas rambut memakan row jalan sehingga mempersempit akses jalan utama.

Bahkan bangunan tambahan depan kios seperti tempat jualan bahan bakar minyak eceran banyak yang menghalangi marka jalan. Padahal lokasi simpang tiga ini merupakan jalur ramai menuju kawasan padat penduduk dan lokasi wisata Barelang. Warga mengeluhkan karena keberadaan bangunan liar tersebut juga mengganggu keindahan dan tata ruang kota.

”Selalu macet kalau jam sibuk di sini. Ya begini kondisi jalannya. Bangunan liar sampai ke row jalan dan jalan menjadi sempit. Juga tak bagus estetika kota, padahal ini jalur ke tempat wisata,” ujar Syarhan, pengguna jalan di Simpang Barelang, Rabu (17/4).

Sebelumnya, keluhan pengguna warga tersebut sudah disampaikan langsung kepada Wali Kota Batam Muhammad Rudi saat bertatap muka dengan masyarakat Sagulung, beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan itu Rudi mengaku akan segera menata simpang menuju kawasan wisata Barelang itu. Bangunan liar akan ditertibkan setelah pemilu, sebab akan ada pelebaran jalan dari arah Mukakuning ke Barelang.

Bahkan, setelah pernyataan Wali Kota itu, pihak Kecamatan Sagulung langsung bergerak mendata pemilik kios liar di pinggiran jalan Simpang Barelang. Sedangkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) juga sudah bergerak. Peringatan mulai diberikan sebab pengerjaan jalan akan segera dimulai setelah pemilihan umum.

”Kalau tak pindah ya ditertibkan setelah pemilu nanti,” ujar Sekretaris Satpol PP Batam Fridkalter, beberapa waktu lalu. (*)

Update