Rabu, 15 April 2026

Siswa SMPN 25 Batam Ujian di Sekolah Lain Sebab ……….

Berita Terkait

batampos.co.id – Tahun ini, siswa SMPN 25 Batam terpaksa harus mengikuti Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP) di sekolah lain. Ruangan di sekolah tersebut tidak mencukupi.

Sekretaris Penanggung Jawab UNKP SMPN 25 Batam Khoirul Anam mengatakan, jumlah peserta ujian di sekolah tersebut sebanyak 506 siswa. Membutuhkan 26 ruangan.

Sementara ruangan yang tersedia hanya 21 ruang. Sesuai dengan ketentuan, dalam satu ruangan maksimal 20 peserta ujian.

“Ini yang pertama kali, UNKP menumpang ke sekolah lain karena banyaknya peserta ujian. Jadi, ada lima ruangan yang kami pinjam. Jadi, total ada 86 siswa yang akan numpang di SMP IT Muhajirin, Sekupang,” kata dia, Sabtu (20/4).

Sesuai dengan jadwal, ujian UNKP diselenggarakan setelah (UNKP) usai. “SMP IT sudah UNBK jadi siswa bisa num-pang di sana,” tambahnya.

Dijadwalkan, ujian akan dimulai pukul 10.30-12.30 WIB. Ada empat mata ujian yang akan diujikan yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

”Nanti ada 52 pengawas silang yang akan mengawasi jalannya ujian,” imbuhnya.
Sementara Ketua Pelaksanaan UN Dinas Pendidikan Kota Batam Andi Agung mengatakan, kondisi sekolah memang tidak

bisa menampung seluruh peserta ujian. Sebab, satu ruangan hanya dibatasi 20 peserta.

”Pesertanya paling banyak. Ada 506 siswa, jadi pihak sekolah berusaha mencari solusi yaitu meminjam ruangan dari sekolah terdekat,” kata Andi.

Ia menjelaskan, SMPN 25 baru pertama kali menggelar UNKP di sekolah lain. Meskipun begitu ia berharap ujian berjalan dengan baik.

”Mudah-mudahan ujian lancar. Baik UNBK maupun UNKP dan siswa bisa mendapatkan nilai terbaik,” terangnya.

Tahun ini, UN tingkat SMP diikuti lebih dari 16 ribu peserta. Sebanyak 70 sekolah melaksanakan UNKP dan 105 sekolah UNBK. Untuk antisipasi kelancaran ujian, Disdik juga telah menyurati Bright PLN untuk tidak memadamkan listrik selama ujian berlangsung. Ujian akan digelar 22-25 April mendatang.

Terpisah, Wakil Kurikulum SMPN 11 Batuaji, Nurliana Mente mengatakan, pelaksanaan UNBK di SMPN 11 sudah memasuki tahun ketiga di sekolahnya. Pada tahun ini fasilitas komputer belum mencukupi sehingga pihak sekolah mendapat bantuan laptop dari siswa kelas VII dan VIII. Total terdapat 120 perangkat komputer dan laptop yang siap digunakan dalam UNBK Senin mendatang.

”Dari simulasi semua berjalan lancar mulai dari sistem server dan sebagainya. Namun, dari perangkat komputer kita dapat bantuan dari siswa juga, dan ada cadangan 30 unit,” katanya, Sabtu (20/4).

Peserta ujian di sekolah tersebut berjumlah 446 siswa. ”Peserta ujian dibagi menjadi tiga sesi, dimana satu ruangan diisi 20 siswa dan pengawas ujian,” ujarnya.

Terkait pemadaman listrik beberapa hari terakhir, pihak sekolah sudah mengantisipasi dengan menyurati pihak PLN Batam demi kelancaran ujian. ”Berharap listrik tidak padam selama ujian, karena persiapan kita sudah matang,” terangnya.

Sementara itu, di SMPN 47 Batam, pelaksanaan ujian tahun ini masih sama dengan tahun sebelumnya,masih menggunakan sistem Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP). Wakil Kurikulum SMPN 47 Dahti Isnel mengatakan, untuk tahun ini masih menggunakan UNKP, sebab fasilitas untuk perangkat komputer dan server belum memadai

”Tahun ini kita masih tetap melaksanakan UNKP sama seperti tahun lalu, sebab sistem jaringan server dan perangkat komputer kita masih belum memadai,”katanya. (*)

Update