Jumat, 1 Mei 2026

Rapat Bersama Menko Darmin, Walikota Bahas SOTK BP Batam

Berita Terkait

Walikota Batam, Rudi (kanan) saat mengikuti rapat.
foto: Kemenko Perekonomian

batampos.co.id – Seperti diberitakan, hari ini, Kamis (2/5/2019) diundang Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution untuk rapat di Jakarta.

Apa isi rapat itu?

Rupanya membahas struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) BP Batam.

Saat Walikota Batam, kelak menjabat sebagai ex-officio Kepala BP Batam ia akan didampingi seorang wakil dan empat deputi dari yang biasanya ada lima deputi.

Rapat dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution. Selain Walikota ikut hadir ialah Kepala BP Batam, Eddy Putra Irawady.

“Ini pembahasan soal SOTK BP Batam yang baru. Tujuan dari SOTK ini untuk melakukan penyempurnaan visi Batam kedepan,” ungkap Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Mugiarso usai rapat tersebut.

SOTK baru ini akan dikirim ke Menpan-RB untuk mendapatkan rekomendasi sebelum disahkan pada minggu depan.

Ada perubahan baru dalam SOTK ini yakni perampingan di deputi pendamping Kepala BP Batam. Jika sebelumnya ada lima deputi, maka sekarang kemungkinan hanya ada empat deputi.

Susi tidak menyebut secara gamblang mengenai struktur kedeputian yang baru ini. Ia hanya sekilas menyebut bidang kerjanya saja.

Deputi yang masih tetap ada yakni Deputi I BP Batam yang membidangi administrasi dan keuangan BP Batam.

“Karena BP Batam itu Badan Layanan Umum (BLU), maka itu menjadi haknya Menteri Keuangan (Menkeu),” tuturnya.

Kemudian ia menyebut ada deputi khusus pengembangan usaha.

Lalu ada deputi think thank atau deputi yang tugasnya memikirkan pengembangan Batam dan memberikan masukan soal politik, ekonomi, sosial, budaya dan lainnya kepada Kepala BP Batam. Dan terakhir ada deputi kawasan dan pelayanan.

Kepala BP Batam (kiri) bersama deputi saat mengikuti rapat.
foto: Kemenko Perekonomian

Susi menyebut deputi-deputi ini dari kalangan profesional dan kemungkinan besar berasal dari kalangan internal di pemerintah pusat yang dipromosikan. Sekarang ini masih dibahas.

“Wakil juga nanti ada. Untuk kedeputian, makin ramping makin bagus. Kami siapkan SOTK-nya untuk mengakomodasi perubahan yang ada,” ujarnya lagi.

“Perampingan ini prinsipnya lakukan penajaman fungsi layanan perizinan. Artinya lebih untuk visi Batam kedepan karena masih akan menjadi tulang punggung Indonesia. Batam ini menarik untuk investasi dan kami ajak Walikota diskusikan itu,” jelasnya. (leo)

 

berita sebelumnya

Hari Ini, Walikota Batam Terbang ke Jakarta Jumpa Menko Darmin

 

Update