Sabtu, 25 April 2026

Kwartal Pertama 2019, PAD Terkumpul Rp 326 Miliar

Berita Terkait

ilustrasi

batampos.co.id – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Batam di kwartal pertama ditambah sepekan pertama Mei 2019 terkumpul Rp 326,579 miliar atau 24,18 persen. Sektor Pajak Daerah menyumbang angka Rp 271,663 miliar dan sektor retribusi daerah Rp 20,670 miliar.

”Relatif ada peningkatan. Dari angkanya kelihatan. Tahun ini untuk periode yang sama lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun sebelumnya,” kata Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam Raja Azmansyah, Senin (6/5/2019).

Ia menyampaikan, dua sektor andalan PAD Batam yakni Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) menjadi penyumbang utama. Sejauh ini, BPHTB sudah menyumbang Rp 100 miliar dari target Rp 380 miliar, sedangkan PBB P2 yakni Rp 18,476 miliar dari target Rp 165 miliar.

”Kami tetap tingkatkan terus. Saya harap ekonomi terus membaik,” ucap Raja.

Menurutnya, membaiknya pendapatan ini cerminan membaiknya ekonomi Batam. Alhasil, daya beli masyarakat Batam juga semakin baik. Tidak hanya itu, kunjungan wisatawan ke Batam juga menambah pendapatan Batam.

”Karena ini kan soal konsumsi, seperti makanan, hiburan. Sehingga, daya beli naik,” imbuhnya.

Untuk pajak hotel, capaiannya Rp 42,49 miliar dari target Rp 138,77 miliar atau 30,62 persen. Pajak restoran Rp 35,68 miliar dari target Rp 111,98 miliar atau 31,87 persen.

Sedangkan pajak hiburan mencapai Rp 12,83 miliar dari target Rp 40,947 miliar atau 31,35 persen. Pajak reklame, tercapai Rp 3,36 miliar dari target Rp 11,78 miliar atau 28,55 persen.

Pendapatan pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) dari target Rp 195 miliar dan yang tercapai Rp 55,65 miliar atau 28,53 miliar. Sedangkan, pajak parkir baru tercapai Rp 2,98 miliar dari target Rp 13 miliar. (iza)

Update