Kamis, 23 April 2026

Google Map Bantu Menyortir Calon Siswa SMPN 26

Berita Terkait

batampos.co.id – Memasuki hari pertama Pendaftaran peserta didik baru (PPDB) di SMPN 26 terlihat animo orang tua wali murid yang hendak mendaftarkan anaknya di sekolah tersebut, Selasa (14/5/2019).

Pantauan di lapangan, terdapat puluhan wali murid mengantri untuk menyerahkan berkas perdaftaran ke panitia. Mereka pun rela menunggu sejak pagi hari demi dapat nomor antrian pendaftaran peserta didik baru.

Menurut informasi yang didapat pembukaan pendaftaraan dibuka pada 08.00 hingga 12.00 siang hari.

“Sudah mengantri dari jam 07.00, dan sudah dapat nomor antrian ke 79 mudah-mudahan masih bisa di input ke data, besoknya juga mau ke SMPN 11 karena satu zonasi,” kata Imelda, Warga Buliang.

Sementara itu, Ketua Panitia PPDB SMPN 26, Susilawaty mengatakan untuk hari pertama ini membuka nomor pendaftaran hingga 700-an dan menjelang siang ini masih tersisa.

Pada hari pertama ini juga terlihat antusias orang tua siswa yang ingin mendaftar anaknya sebelum jam kerja sesuai juknis yang di buka dari jam 08.00 pagi sampai 12.00 siang.

“Pelayanan jam kerja sesuai dengan juknis lalu peserta mengisi formulir dan penginputan data per hari dibatasi hanya 40 peserta saja,” ungkapnya, Selasa (14/5).

Dengan menggunakan applikasi google maps sangat membantu dalam menyortir alamat rumah dari peserta PPDB.

Saat ini, SMPN 26 melayani dua kelurahan yakni Buliang dan Bukit Tempayan.

Sebab lokasi SMPN 26 satu zonasi dengan SMPN 11 maka pendaftar ditentukan melalui jarak alamat rumah siswa pendaftar dengan SMPN 11 dengan jarak rumah SMPN 26 .

“Karena kelurahan Buliang dapat memilih dua sekolah tersebut, maka yang diambil nantinya sesuai dengan kesepakatan juknis yaitu rumah terdekat dengan tujuan sekolah,” paparnya

Ia menambahkan, apabila animo pendaftar tetap ingin mendaftar di SMPN 26 namun tak tertampung lagi, maka akan ada laporan ke Dinas Pendidikan, lalu keputusan dari Dinas langsung ke bagian kurikulum. Sedangkan untuk siswa berprestasi akan diberi jatah lima persen dari daya tampung yang mencapai 252 siswa yang terbagi dalam tujuh lokal.

“25 siswa berprestasi dari jumlah 252 siswa, dan saat ini lokal masih mencukupi dari jumlah siswa,” tutupnya. (cr1)

Update