
batampos.co.id – Cara tak biasa SMAN 10 Batam mengumumkan hasil UNBK siswanya Pada 2019 ini, membuahkan hasil positif. Pengumuman menggunakan aplikasi pesan Whatapps (WA) dan dilakukan pada Senin (13/5) tepatnya pukul 20.00 WIB tersebut membuat murid-murid yang lulus tidak melakukan konvoi ataupun mencoret-coret pakaian mereka.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMAN 10 Batam, Heni Aprianie mengaku terus memantau aktivitas 100 siswanya sesaat setelah pengumuman tersebut disampaikan. Hasilnya, sampai pagi harinya, tidak ada laporan dari guru maupun siswa lain yang tersebar di beberapa daerah di kawasan pesisir di Kecamatan Galang, Batam ini.
“Nampaknya tenang, semoga sesuai harapan kita, karena kita tidak ingin ada konvoi dan coret-coret seragam seperti tahun-tahun sebelumnya,” kata Heni pada Selasa (14/5).
Tidak adanya konvoi dan aktivitas yang dilarang pihak sekolah ini, lanjut Heni, menjadi kebahagiaan tersendiri buatnya dan guru-guru. Melengkapi kebahagiaan mereka atas pencapaian kelulusan 100 persen pada UNBK 2019 ini.
Hasil yang positif yang didapat, diakui Heni tidak didapat dengan mudah. Dimana pelaksanaan UNBK yang pertama untuk sekolah yang berada di pesisir Batam ini sebelumnya mengalami berbagai kendala, mulai dari gangguan server, sinyal, dan ketersediaan komputer.
Pihaknya harus berulangkali berkoordinasi dengan penyedia server untuk bisa memastikan pelaksanaan UNBK berjalan lancar. Kondisi tersebut juga tentu berpengaruh pada mental siswanya yang dalam dua kali try out mengalami gangguan server.(bbi)
