Kamis, 26 Februari 2026

Polisi Periksa Kejiwaan NK Wanita yang Diduga Membunuh Kedua Bayi Kembarnya

Berita Terkait

batampos.co.id – Aparat kepolisian Polsek Batuaji, Kota Batam, akan memanggil psikater untuk memeriksa kejiwaan NK, wanita yang melahirkan bayi kembarnya sendiri di kos-kosan.

Saat ini penyidik Polsek Batuaji terus melengkapi berkas perkara NK yang diduga sengaja menghabisi pasangan bayi kembarnya sesaat setelah dilahirkan.

NK telah ditetapkan sebagai tersangka tunggal oleh polisi, berdasarkan hasil visum, otopsi, keterangan saksi dan sejumlah barang bukti lain yang diamankan dari lokasi kejadia.

Bahkan dalam waktu dekat penyidik akan memeriksa kesehatan jiwa NK. “Iya akan ada psikotest biar lebih jelas apakah dia normal atau ada gangguan psikis,” ujar Kapolsek Batuaji Kompol Syafruddin Dalimunthe, Senin (27/5/2019) kepada batampos.co.id. Baca Juga: Melahirkan di Kamar Kos Sendiri Bayi Kembar Nk Tewas

NK, ibu bayi kembar yang melahirkan sendiri di kamar kos-kosannya saat dirawat di RSUD Embung Fatimah, Batuaji.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan jiwa diperlukan karena hasil otopsi dan visum bertentangan dengan pengakuan NK. Hasil pemeriksaan medis lanjutnya, diketahui dua bayi tersebut lahir dalam kondisi hidup dan ditemukan gumpalan darah di masing-masing kepala dua bayi malang tersebut.

Pendarahan itu diduga kuat akibat hantaman benda tumpul yang sengaja dipukul oleh NK yang ingin menutupi aib karena hamil sebelum nikah. “Tapi dia (NK) tak mengakui. Dia berdalih tak sadarkan diri usai melahirkan dan baru tersadar saat menjelang malam dan dua bayinya sudah meninggal,” kata Dalimunthe. Baca Juga: NK Wanita yang Melahirkan Sendiri Bayinya di Kos-kosan, Diduga Sengaja Habisi Nyawa Kedua Bayinya

Keterangan NK ini bertentangan dengan keterangan saksi penghuni kontrakan lain yang mengaku tak mendengar suara tangisan bayi mulai pukul 10.00 WIB saat keduanya dilahirkan.

Salah satu bayi kembar yang ditemukan meninggal dunia usai dilahirkan NK di kos-kosannya. NK diduga malu karena melahirkan anak di luar nikah. Foto: istimewa

Padahal saksi berada di dalam rumah yang sama saat kedua bayi tersebut lahir. “Banyak kejanggalan dengan pengakuan dia, makanya kami akan lengkapi semua untuk menguatkan dugaan kami. Kesehatan psikisnya juga harus dipastikan,” ujar Dalimunthe.(eja)

Update