Kamis, 5 Februari 2026

Ada Rambu-rambu Khusus untuk Melintasi Jembatan Barelang

Berita Terkait

batampos.co.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam akan menyusun peraturan mengenai rambu-rambu lalu lintas di laut. Ini dilakukan guna mencegah agar tidak ada lagi kapal yang menabrak enam jembatan utama di Batam, Rempang dan Galang.

Direktur Promosi dan Humas BP Batam, Budi Santoso, mengatakan saat ini pihaknya bersama Kemenhub, sedang membuat rambu-rambu yang jelas di sekitar laut di area jembatan Barelang.

“Di laut tidak ada rambu-rambu ditambah banyak kapal yang bersandar disana,” kata , Senin (3/6/2019).

Jembatan dua Barelang ditabrak kapal Eastern Glory. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Kata dia, kapal MT Eastern Glory yang menabrak Jembatan Dua membuka mata banyak pihak bahwa rambu-rambu di laut sekitar jembatan Barelang sangat diperlukan.

Menurutnya selama ini, laut di sekitar Jembatan Satu dan Dua memang menjadi jalur-jalur kapal besar yang melintas untuk lewat atau melakukan perbaikan.

“Tabrakan kemarin itu karena kurang interaksis aja. Rambu-rambu ini diperlukan karena pada dasarnya di sekitar jembatan juga tidak ada produksi apa-apa. Rambu-rambu ini nanti diperlukan untuk kenyamanan transportasi air,” ujarnya.

Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan Jalan Nasional 1 Kepri, Endry Z Jamal, mengatakan, perbaikan Jembatan Dua akan segera dilakukan.

“Perbaikan Jembatan Dua Narasimha akan dilakukan bulan-bulan ini. Pengawasan akan kami lakukan agar hasilnya sesuai,” ungkapnya.

Ia mengatakan ada keretakan di jembatan akibat tabrakan yang terjadi pada Februari lalu. Sehingga perbaikannya akan digesa untuk mengoptimalkan kembali jembatan tersebut.

“Nanti untuk yang retak, kami akan pakai alat-khusus. Mudah-mudahan bisa segera dilakukan,” harapnya.(leo)

Update