Jumat, 3 April 2026

Satu Titik di Batam yang Aku Suka; Makobar dan Tanjung Buntung

Berita Terkait

sumber foto: google map

batampos.co.id – Tengku Bayu terlahir di Medan pada 1984. Namun ia besar di Batam. Bapaknya seorang anggota TNI AD. Dari Medan berdinas ke Batam. Keluarga Bayu tinggal di Bengkong Kodim.

Batam, bagi Bayu, ialah kampung halaman. Titik mana di Batam yang ia paling suka? Susah baginya untuk menjawab.

“Semua bagian di Batam ini menyenangkan,” sahut Bayu.

Coba ingat-ingat sudut Batam yang paling berkesan…

Bayu masih kesulitan untuk menemukan.

Ia fasih menjelaskan titik-titik di Batam. Dari Batuampar, Nagoya hingga Tiban. Asyik berbincang dengannya tentang Batam.

Jadi titik mana yang Bayu paling suka?

Bayu pun memberikan jawaban. Bukan satu tapi dua. Makobar dan Tanjung Buntung.

Makobar, kini warga Batam mengenalnya ialah bagian dari pelabuhan Batuampar.

“Dulu tempat mainku itu, aku pandai berenang di sana,” kisah Bayu. Makobar, kala itu ialah pantai terbuka yang dengan mudah diakses oleh warga. Bayu kecil bersama kawan-kawannya suka main ke sana.

Kini, Bayu tak bisa lagi main di sana.

Peta Tanjung Buntung. Tengku Bayu (inzet)
sumber foto: google map

Tentang Tanjung Buntung, Bayu pun punya kenangan indah.

“Bagi kami yang tinggal di Bengkong, Nongsa cukup jauh. Kami suka main ke Tanjung Buntung,” kenang Bayu. “Tanjung Buntung ialah tempat rekreasi.”

Kini lokasi dulu ia rekreasi bersama keluarga itu tiada lagi, beralih fungsi.

Itulah satu titik di Batam yang Bayu suka. Titik mana yang kamu suka? Kirim ke imel [email protected] ya….. ceritakan kenanganmu di sana.

(ptt)

Update