Jumat, 8 Mei 2026

Pelabuhan Sekupang Tak Terurus

Berita Terkait

Calon penumpang PELNI tujuan Batam-Jakarta.
F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Kondisi pelabuhan dan gudang Persero yang dulu menjadi lokasi Pelabuhan Pelni di Sekupang tampak tidak terurus. Tiga tahun tidak beroperasi, tidak ada tanda-tanda akan dilakukan perbaikan.

Di sekitar lokasi, tumbuhan liar sudah memenuhi sekitar lokasi yang dulunya jadi tempat parkir kendaraan di samping gudang Persero. Gudang tersebut sudah berkarat dan sudah mulai rusak.

Kepala Badan Pelabuhan Laut Badan Pengusahaan (BP) Batam Nasrul Amri Latif meng­a­takan, pihaknya akan segera du­duk bersama dengan Perse­ro dan Pelni untuk membahas perbaikan gudang tersebut.

”Kami menunggu selesainya event Lebaran. Baru setelah itu duduk dengan Persero dan Pelni karena sudah mau bikin tahapan prakualifikasi lelang perbaikan gudang tersebut,” ucapnya, Jumat (5/7/2019).

Nasrul mengungkapkan bah-wa pihak Persero dan BP su­dah menurunkan ahli engi­neer­ing masing-masing untuk me­ngecek hal-hal yang di­butuh­kan sebelum memulai lelang. ”Alur laut di sekitar situ juga akan didalamin yang didesain untuk pelayaran Kapal Pelni,” jelasnya.

Prosesnya memang berjalan lambat, karena BP tidak mau membangun ulang gudang Persero hanya untuk disinggahi Kapal Pelni yang berlabuh dalam seminggu hanya dua kali saja.

”Karena juga nanti Pelabuhan Sekupang ini akan didesain untuk pusat logistik berikat juga,” terangnya.

Anggota DPD RI Dapil Kepri Haripinto Tanuwidjaja me-minta pemerintah harus segera memindahkan Pelabuhan Pelni dari Batuampar karena memang tidak layak sama sekali. Pelabuhan Sekupang masih dianggap lebih layak.

”Sangat tidak layak. Kondisi pelabuhan Batuampar juga masih butuh banyak pembenahan,” tuturnya. (leo)

Update