Minggu, 19 April 2026

Alhamdulillah, 163 Warga Kota Batam Penderita Mata Katarak Berhasil Dioperasi

Berita Terkait

batampos.co.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Batam bekerja sama dengan Universitas Batam (Uniba) sukses menggelar bakti sosial berupa operasi katarak gratis bagi 163 orang, Senin (8/7/2019).

Kegiatan itu digelar selama dua hari yakni Senin (8/7) dan Selasa (9/7) di RS Pertamedika Hj Bunda Halimah di Uniba.

“Kami berdampingan membuat acara ini dengan Baznas Kota Batam,” ujar Pengawas Yayasan Griya Husada Batam Jemmy Rumengan.

Kerja sama antara Rumah Sakit Mata Cicendo, Universitas Batam, Rumah Sehat Baznas dan Pemko Batam ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Sebelum dioperasi, kesehatan peserta terlebih dahulu diperiksa, mulai dari kadar gula darah, tensi dan lain sebagainya.

”Seperti ada kasus tadi dimana ada bayi yang mengalami katarak kongenital atau bawaan lahir, itu tidak bisa ditangani di sini harus dikirim ke pusatnya, dan secepatnya ditangani,” jelas ketua panitia, Syamsu Rizal.

Tim dokter mata sedang mengoperasi pasien saat baksos operasi katarak gratis di RS Pertamedika Hj Bunda Halimah, Senin (8/7/2019). Toto:. Baznas Batam untuk Batam Pos

Dia mengatakan, peserta yang mendapatkan kesempatan operasi katarak merupakan masyarakat kurang mampu dan sebagian besar adalah warga Kota Batam.

Ratusan peserta itu pun ditangani oleh dokter spesialis mata dari Rumah Sakit Mata Cicendo, Bandung.

”Dana yang digunakan adalah dana umat, selama ini kan baksos kita hanya sunatan massal dan kegiatan amal lainnya, tapi tahun ini kita alokasikan dana ini untuk operasi katarak,” katanya.

Ke depannya, kata dia, operasi katarak ini dapat dilaksanakan setiap tahun. Pihaknya berupaya membantu masyarakat Kepri agar mereka lebih berdaya dan produktif dalam menjalankan aktivitasnya dengan penglihatan yang baik.

”Harapan kita Kepri bebas katarak,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, persentase kasus katarak di Kepri sekitar satu persen. Artinya, jika 2,5 juta jumlah warga Kepri, sekitar 25 ribu penduduk mengalami buta katarak.

Penyakit katarak sendiri disebabkan paparan sinar ultraviolet secara langsung. Biasanya pengidapnya adalah masyarakat golongan ke bawah yang terpapar langsung sinar matahari.

Seorang peserta, Ahmad, mengaku tak ingin melewatkan kesempatan tersebut begitu saja.

Saat mendengar adanya baksos operasi katarak gratis, bapak 54 tahun tersebut langsung mendaftarkan diri agar mata sebelah kanannya dioperasi.

”Alhamdulillah dapat kesempatan ini. Semoga saya cepat sembuh dan bisa normal lagi,” ujarnya.(une)

Update