batampos.co.id – Tim terpadu Kota Batam membongkar paksa puluhan kios liar yang berjejer di pinggir jalan menuju Dapur 12, Sagulung, Kamis (25/7/2019) pagi ini.
Pantuan batampos.co.id di lapangan, pembongkaran dimulai dari simpang Dapur 12 atau yang biasa disebut simpang Hutatap.
Meskipun mendapat penolakan dan perlawanan dari pemilik kios liar, pembongkaran tetap berjalan.
“Sudah dari jauh-jauh hari kami sampaikan supaya pindah cari tempat usaha lain yang layak,” ujar Camat Sagulung, Reza Khadafi, saat pemilik kios berupaya mempertahankan bangunan.
“Hari ini tak ada toleransi karena prosedur pendekatan sudah kami lakukan semua, ini untuk kepentingan umum jadi mohon pengertiannya,” kata dia lagi.

Di lokasi tersebut ada sekitar 88 kios dan bangunan liar yang dibongkar paksa ptim terpadu.
Kios-kios yang sudah puluhan tahun berdiri di atas row jalan itu dirubuhkan satu persatu secara manual.
Penertiban itu kata Reza, dilakukan untuk peningkatan drainase. Kedepannya kata dia, akan dibangun drainase induk yang terhubung ke lokasi penyeberangan air depan pasar Melayu yang sudah dilebarkan.
“Ini untuk drainase induk, selama ini mereka bangun di atas jalur drainase,” paparnya.
“Jalan ini juga mau dilebarkan lagi sekitar lima meter. Ini untuk kepentingan bersama,” ujar Reza lagi.
Hingga saat ini penertiban kios liar di Simpang Hutatap masih berlangsung tim terpadu kepolisian, TNI, Satpol PP dan Ditpam BP Batam terus melakukan pembongkaran kios-kios liar tersebut.(eja)
