Jumat, 3 April 2026

Buka Rute Penerbangan Batam-Beijing

Berita Terkait

batampos.co.id – Kawasan seputaran Bandara Hang Nadim akan menjadi pusat industri dirgantara nasional, salah satu tandanya adalah peresmian sekolah vokasi penerbangan milik Lion pada akhir Agustus ini.

Selain itu, Lion dan Garuda akan menyatukan bengkelnya di Batam.

”Menko Bidang Perekonomian akan resmikan sekolah vokasi. Lion juga sudah memperpanjang sewa lahannya hingga tahun 2063 mendatang,” kata Kepala BP Batam Edy Putra Irawadi di Gedung Marketing Center BP Batam, Selasa (6/8/2019).

Lion, kata Edi, menambah lokasi bengkel pesawatnya menjadi 24 hektare. Di Batam, maskapai berlambang Singa ini akan fokus memperbaiki pesawat komersial sekelas Boeing.

Sedangkan pesawat Airbus diperbaiki di Jakarta. Ekspansi lahan yang dilakukan Lion akan mendekati lahan yang akan ditempati PT Regio Aviasi Industri (RAI) yang berencana membangun pabrik pesawat komersil R-80 di Batam.

Anak dari mantan Presiden Indonesia BJ Habibie, yakni Ilham Habibie menjadi komisaris RAI.

Sekolah vokasi milik Lion, yakni perguruan tinggi swasta kejuruan Kirana Angkasa Polytechnic yang berfokus di bidang aeromarine.

”Saya senang Lion mau bikin vokasi mengenai perawatan pesawat, logistik, avionic system, dan tampung siswa sebanyak 150 orang dari program studi yang ada. Artinya kita punya sumber daya baru di penerbangan,” tegasnya.

Kepala BP Batam Edy Putra Irawadi (kiri) berbincang dengan Dubes RI untuk Republik Rakyat Tiongkok Djauhari Oratmangun usai melakukan pertemuan, Selasa (6/8/2019). Foto: Cecep Mulyana/batam pos.co.id

Edy juga membenarkan guna memuluskan wacana tersebut, saat ini pemerintah tengah merevisi dua Peraturan Pemerintah (PP) terkait Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Sehingga memungkinkan KEK jasa perawatan pesawat dibuka di Kota Batam.

”Sudah dieksekusi, tapi bukan hanya untuk perawatan pesawat saja, tapi juga aircargo logistic sampai pendidikan vokasi aerotech,” katanya.

”Untuk status KEK, sekarang juga tengah dibahas di Dewan Nasional,” paparnya lagi.

Buka Penerbangan Internasional Kedua

Sementara itu, Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun, mendukung langkah Garuda yang membuka penerbangan langsung dari Batam menuju ibukota Tiongkok, Beijing pada 15 Agustus nanti.

”Sebenarnya saya sudah terima info dari Garuda untuk penerbangan ke Beijing pada 15 Agustus nanti. Tujuannya mulai dari Jakarta ke Batam lalu Beijing dan sebaliknya,” katanya di Gedung Marketing Center BP Batam, kemarin.

Pilihan untuk membuka langsung rute Batam-Beijing memiliki alasan yang kuat. Pasalnya Batam merupakan kota dengan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ketiga terbesar di Indonesia setelah Jakarta dan Bali.

Di samping itu, Batam juga merupakan kota investasi yang berstatus kawasan perdagangan bebas.

”Kalau dari Beijing ke Bali itu tiap hari. Sedangkan ke Jakarta empat kali seminggu. Ini merupakan langkah awal yang bagus tentunya,” katanya lagi.

Sedangkan Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Suwarso menga-takan bahwa penerbangan Garuda nanti akan dibuka dua kali seminggu, yakni Selasa dan Kamis.

”Penumpang akan diangkut menggunakan pesawat jenis boeing 737-800. Kapasitas kursi eksekutif sebanyak 12 kursi dan kelas ekonomi sebanyak 162 kursi,” ujarnya.

Sementara itu, Sales Manager Garuda Indonesia Batam, Fakhrial Fauzi, mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu keputusan dari Jakarta, terkait penerbangan ke Beijing via Batam.

”Soal itu, kami masih merapatkannya. Kami juga masih menunggu keputusan dari pusat untuk realisasinya,” kata Fakhrial.(leo)

Update