Selasa, 14 April 2026

Warga Minta Dibangun Drainase di Lokasi Penimbunan Lahan SDN 08 Batuaji

Berita Terkait

batampos.co.id – Masyarakat Batuaji, terutama yang bermukim di Perumahan Puri Buana Mas, Kelurahan Buliang, Batuaji, sangat menyambut baik dengan pembangunan sekolah baru di wilayah mereka, yakni Sekolah Dasar (SD) Negeri 008.

Hanya saja, masyarakat setempat mengharapkan pembangunan sekolah tersebut tidak menimbulkan dampak lain, seperti banjir. Untuk itu, mereka mengharapkan pembangunan SDN 008 yang kini mulai tahap penimbunan, agar dibuat saluran drainase.

Pasalnya, sampai saat ini pengerjaan lahan sekolah itu masih fokus hanya penimbunan saja.

Pantauan Batam Pos di lokasi penimbunan, Kamis (8/8), tampak terlihat para pekerja sibuk mendatarkan tumpukan tanah yang diangkut menggunakan mobil lori. Dan di lokasi pun sudah disediakan alat berat untuk meratakan tanah yang diangkut dari luar kompleks.

Bahkan, belasan truk tanah pun lalu lalang mengangkut tanah untuk menimbun lahan kosong tersebut.

”Kita tahunya ada pembangunan di lingkungan kita, apalagi pembangunan sekolah baru. Tapi diperhatikan juga keluhan warga soal parit dari penimbunan lahan itu,” kata Adrian, warga sekitar, Rabu (7/8) siang.


Lokasi penimbunan lahan pembangunan gedung SD Negeri 008 Batuaji, dekat Perumahan Puri Buana Mas, Kelurahan Buliang, Batuaji. Foto diambil Kamis (8/8).
foto: batampos.co.id / Azis Maulana

Dia juga mengatakan, penimbunan lahan kosong itu sudah berlangsung hampir dua minggu. Dan, memang sejauh ini masih fokus penimbunan. Tapi entah kapan dilakukan pembuatan drainase, karena lokasi penimbunan itu sangat dekat sekali dengan Perumahan Puri Buana Mas.

”Jadi yang kami inginkan jangan menunggu banjir baru dibuat paritnya. Dan itu tak ada gunanya nantinya,” ujarnya lagi.

Warga lainnya, Arif, juga mengatakan hal senada. Dia menyebutkan bahwa lahan kosong tersebut akan dibangun sekolah dasar.

”Harusnya dibuat dulu gorong-gorong atau paritnya supaya aliran air saat hujan terkonsentrasi melalui gorong-gorong ke sungai. Jadi tidak meluber lagi ke dapur warga nantinya,” terangnya.

Sementara itu, Camat Batuaji Ridwan mengaku belum menerima keluhan warga tersebut. Tetapi akan cek ke lapangan.

”Saya belum dapat laporan soal keluhan warga sekitar. Tetapi akan kita cek nantinya seperti apa masalahnya,” ujarnya Ridwan singkat. (cr1)

Update