batampos.co.id – Lampu penerangan jalan di Jalan Brigjen Katamso, Batuaji kerap tidak menyala.
Kondisi itu mulai terlihat sebelum memasuki simpang ASL, Tanjunguncang. Yuniarti, warga sekitar, mengtaakan, penerangan jalan itu kerap padam, membuat pengendara tidak nyaman.
“Seram, sering kali padam, entah apa penyebabnya,” ujar warga Perumahan Putra Jaya Residence ini, Minggu (1/9/2019).
Hal tersebut lanjutnya, sering membuatnya was-was. Karena dirinya kerap pulang sendirian saat malam hari.
“Anehnya lampunya nggak padam semua, hanya bagian dekat ASL ini saja,” katanya.
Tak hanya di Tanjunguncang, ruas jalan lain yang sering padam adalah di Jalan Soeprapto tepatnya di Dam Mukakuning dan Jalan Hangtuah arah menuju Simpang Bandara Hang Nadim.
Menurut Julia, warga Perumahan Modena, padamnya penerangan jalan mulai terlihat di depan perumahannya hingga simpang Bandara.

Kondisi tersebut memicu rawan kejahatan. Seperti pengalaman kakak iparnya yang dilempari batu saat berkendara di ruas jalan itu.
“Dua kali mobil abang saya dilempari batu. Pertama kaca belakang mobilnya. Nah yang kedua kalinya di kaca depan,” katanya.
Tentu kejadian itu sangat disayangkan. Apalagi ruas jalan itu merupakan jalan utama yang banyak dilewati oleh pengendara.
“Takut lewat kalau dia atas jam 10 malam,” katanya.
Di daerah Seibeduk, di jalur dua S Parman tepatnya di pintu 4 Mangsang hingga pintu 1 Bidaayu juga masih minim penerangan jalan.
Minimnya penerangan itu sudah banyak dikeluhkan warga. Pengendara yang lalu lalang di ruas jalan itu harus ekstra hati-hati karena kondisi yang gelap gulita saat malam hari.
“Laju motor harus pelan-pelan,” kata Evi warga Puri Agung II.
Ia pun meminta pemerintah untuk merespon cepat keluhan tersebut. “Semoga cepat di pasang, biar tak banyak korban kecelakaan,” tutupnya.(une)
