Sabtu, 9 Mei 2026

Pertanian di Batubi Menjanjikan

Berita Terkait

batampos.co.id – Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti menilai, Natuna memiliki berbagai kultur tanah sangat berpotensi untuk pertanian. Salah satunya di Desa Sedarat Baru, Kecamatan Bunguran Batubi.

Kawasan yang dulunya masuk dalam program kelapa sawit oleh Kementerian Transmigrasi, kini sudah dialihkan warga menjadi lahan pertanian. Selama ini sudah dapat memenuhi kebutuhan pasar di Ranai.

”Sebenarnya beberapa jenis sayuran sudah memenuhi pasaran lokal. Meski mengalami kendala oleh musim. Tapi kondisi kultur lahannya sangat berpotensi,” ujar Ngesti saat berkunjung di Desa Sedarat Baru, Minggu (8/9/2019).

Potensi pertanian ini katanya, tidak hanya di Desa Sedarat Baru, namun hampir menyeluruh di Kecamatan Bunguran Batubi. Karena lahan yang cukup luas untuk digarap petani dengan skala yang lebih besar ke depannya.

”Seperti cabai merah, sudah bisa memenuhi pasaran lokal. Tinggal dinas teknis mendorong petani untuk menggunakan metode bertani yang lebih hemat biaya dan ramah lingkungan, agar bisa bersaing,” ujarnya.

Ngesti mengatakan, kultur tanah di Natuna yang memiliki potensi dapat terus dimanfaatkan dengan skala besar. Agar produk pertanian dapat mengisi pasaran di Kepulauan Riau ke depannya.

”Saat ini sebagian sayuran di Natuna saja, masih ada dipasok dari luar. Tentu ini akan menjadi evaluasi yang terus dilakukan, membina petani dan masyarakat dan pemerintah sendiri, agar Natuna tidak hanya menjadi konsumen. Tapi sudah produsennya pertanian,” sebut Ngesti. (arn)

Update