Sabtu, 11 April 2026

Hujan Deras, Begini Kondisi Rumah Warga di Tanjungsengkuang dan Melcem

Berita Terkait

batampos.co.id – Hujan deras yang mengguyur Kota Batam, Selasa (22/10) pagi hingga siang, menimbulkan banjir di berbagai tempat. Khususnya di Melcem dan Tanjungsengkuang, Batuampar.

Drainase yang ada di sekitar rumah warga jebol karena tak kuat menampung debit air yang begitu besar.

”Pas hujan deras tadi pagi (kemarin pagi) sekitar pukul 9.00 WIB, air dari drainase itu meluap karena tak kuat menahan debit air,” ujar Fitri, Warga RT 02/RW 12 Tanjungsengkuang, kemarin.

Ia menyebut, banjir yang menggenangi tempatnya ini sudah menjadi langganan setiap kali hujan lebat turun.

Drainase atau saluran air sudah tidak mampu menampung kiriman air hujan.

”Drainase-nya sempit, sehingga debit air yang banyak meluap ke jalan dan masuk ke rumah. Apalagi ada yang jebol,” ungkapnya.

Seorang anak berenang di air banjir setinggi kira-kira lutut orang dewasa, yang menggenangi pelataran rumah warga di Tanjungsengkuang, Batuampar, usai hujan deras mengguyur, Selasa (22/10/2019) siang. Foto: Arrazy Aditya untuk Batam Pos

Ia berharap, masalah ini bisa cepat diatasi Pemko Batam karena sangat mengganggu kenyamanan masyarakat.

”Kasihan banyak barang yang tak sempat diselamatkan dan butuh tenaga buat mengeluarkan air berlumpur dari rumah,” ujarnya.

Pantauan Batam Pos, banjir memasuki rumah-rumah se-tinggi pinggang orang dewasa. Sejumlah warga berusaha keras menyelamatkan perabotan rumahnya agar tak basah.

Beberapa kendaraan yang diparkir di garasi rumah tampak teredam banjir, tak sempat diselamatkan.

Banjir akibat limpahan air hujan dari drainase ini baru surut pada siang hari. Karena hujan masih turun hingga malam hari, warga berusaha mencegah banjir dengan memasang kayu di bagian draina-se yang jebol pada sore hari.

”Ini sementara dibenahi agar air tak meluap lagi. Pasti kami khawatir apalagi tadi pagi banjir sampai sepaha orang dewasa,” sambung Rani, warga Tanjungsengkuang lainnya.

Camat Batuampar, Tukijan, yang turun langsung ke lapang-an meninjau lokasi banjir di RW 06 hingga RW 18 membenarkan penyebab banjir dikarenakan air hujan tak tertampung semua di aliran drainase.

”Saya lagi koordinasi dengan Dinas PU (DBMSDA) untuk mencari solusi terbaik,” ujarnya.(zis,yui,nji,une)

Update