Kamis, 16 April 2026

Proyek Peningkatan Jalan di Kawasan Industri Belum Merata 

Berita Terkait

batampos.co.id – Program peningkatan jalan sepanjang tahun 2019 yang dilaksanakan PemkoBatam dinilai belum merata. Terutama menuju kawasan Industri galangan kapal di Batuaji dan Sagulung.

Pantauan batampos.co.id, sedikitnya ada empat proyek peningkatan jalan kawasan industri di Batuaji dan Sagulung.

Diantaranya; peningkatan jalan Kawasan Industri Tanjunguncang, peningkatan jalan Kawasan industri pelabuhan Sagulung, pembangunan dan peningkatan jalan Kawasan Industri Seilekop serta perbaikan jalan Kawasan Industri Sintai, Tanjunguncang.

Proyek-proyek ini sudah rampung dikerjakan dan masyarakatpun menyambut baik. Namun masyarakat berharap agar pengawas proyek terkait transparan melakukan pengecekan dan pengawasan.

Sehingga tidak melenceng dari anggaran yang dikucurkan. Sebab bagaimanapun nilai proyek-proyek tersebut cukup fantastik yaitu di atas Rp 2 miliar.

Alat berat sedang meratakan tanah untuk pembuatan lengan jalan di Simpang Basecamp, Kamis (26/9/2019). Masyarakat menilai proyek peningkatan jalan di kawasan industri masih belum merata. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Peningkatan jalan Kawasan Industri Pelabuhan Sagulung, Tanjunguncang menelan anggaran sekitar Rp 3,1 miliar dan titik pengerjaan tidak merata di seluruh ruas jalan.

Pembangunan dan peningkatan jalan Kawasan Industri Seilekop tahap kedua menelan anggaran sekitar Rp 2,9 miliar.

Pengerjaan berupa pembukan dan peningkatan akses jalan menuju kawasan industri galangan kapal dengan panjang sekitar lima kilometer.

Perbaikan jalan Kawasan Industri Sintai, Tanjunguncang menelan anggaran sekitar Rp 2,4 miliar berupa pengasapalan jalan sekitar satu kilometer.

“Tidak ada yang salah dengan proyek-proyek ini, hanya saja harus ada audit dan ketranparanan apakah betul anggaran yang dikucurkan sesuai dengan hasil kerja yang ada,” Ilham, toko masyarakat Tanjunguncang, Kamis (31/9/2019).(eja)

Update