Rabu, 8 April 2026

Anggaran Minim Bimbingan Pranikah Minim, Ini Solusi Dari Kankemenag Batam

Berita Terkait

batampos.co.id – Saat ini, pemerintah hanya menganggarkan biaya bimbingan perkawinan di Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Batam hanya untuk 800 pasangan.

Jumlah tersebut sangat jauh dari mencukupi. Sebab, dalam setahun, rata rata terdapat 2 ribu lebih pasangan yang menikah di Batam.

“Itu anggaran untuk tahun 2019, jumlahnya berapa saya tak hafal. Minimnya anggaran untuk bimbingan perkawinan di Batam inilah yang menjadi persoalan,” ujar Kasi Bimas Islam Kemenang Kota Batam, Budi Darmawan, kepada Batam Pos, Sabtu (23/11/2019) sore.

“Tidak semua pasangan pernikahan di Batam mendapatkan bimbingan perkawinan atau pranikah karena terbatasnya anggaran yang ada,” paparnya lagi.

Warga menghadiri acara nikah massal yang diadakan Masjid Nurul Islam, Mukakuning, beberapa waktu lalu. Karena keterbatasan anggaran, pembekalan pranikah hanya cukup untuk 800 pasangan. Foto: Dokumentasi batampos.co.id

Untuk itu, agar banyak pasangan calon pengantin ikut bimbingan perkawinan pranikah, pihaknya melalukan upaya yakni di setiap Kantor Urusan Agama (KUA) se-Batam, diminta melakukan bimbingan perkawinan mandiri.

“Bimbingan perkawinan mandiri ini, pasangan calon pengantin tak dikenakan biaya,” jelasnya.

“Sementara untuk narasumber yang melakukan bimbingan perkawinan mandirilah yang akan kami berikan honor, bukan dari pasangan calon pengantin,” terangnya.

Minimnya anggaran bimbingan perkawinan pranikah di Batam, berbanding terbalik dengan semangat dan upaya Kankemenag Batam dalam menekan tingginya angka perceraian.

Salah satu upaya yang dimaksud yakni calon pasangan pengantin sebisa mungkin mendapatkan bimbingan perkawinan pranikah sebelum nikah.

Dengan minimnya anggaran yang digelontorkan untuk bimbingan perkawinan pranikah, maka pasangan calon pengantin di Batam terancam banyak yang tak akan mendapatkan bimbingan perkawinan pranikah.

Bimbingan perkawinan pranikah sendiri dilakukan untuk memberikan pandangan ke depan kepada calon pengantin dalam membangun keluarga yang mempunyai fondasi yang kuat, karena banyak pasangan calon pengantin yang belum tahu cara menge-lola keluarga.(gas)

Update