Selasa, 3 Februari 2026

Mobil Pelansir Solar Ditangkap, Nelayan: Harus Diusut Tuntas

Berita Terkait

batampos.co.id – Tangkapan mobil pelansir solar dengan modus surat rekomendasi untuk kepentingan nelayan di Batuaji membuat nelayan gerah.

Nelayan tak terima sebab tangkapan tersebut membuktikan bahwa pemegang surat rekomendasi banyak yang menyalahgunakan rekomendasi untuk kepentingan sendiri dan mengabaikan nelayan.

Nelayan di Kecamatan Sagulung dan Bulang, misalnya, serius menanggapi penangkapan mobil pelangsir solar tersebut.

Mereka berharap proses hukum tetap berjalan dan semua pihak yang terlibat harus diusut tuntas.

”Ngaku untuk nelayan, tapi selama ini kami selalu kesulitan dapat solar. Ini harus diusut tuntas,” ujar Sigit, nelayan Pulau Bulang di Pelabuhan Sagulung, Jumat (6/12/2019) siang.

Kepada Batam Pos, Sigit menyebutkan, nelayan cukup kesulitan mendapatlan solar selama setahun terakhir ini.

Mobil yang diamankan personel Polsek Batuaji karena membawa puluhan jerigen BBM jenis solar. Foto: Eja/batampos.co.id

Krisis solar yang berkepanjangan mengharuskan sebagian nelayan meninggalkan mesin pompong atau sampan yang menggunakan bahan bakar solar.

Mereka beralih ke mesin berbahan bakar premium. Sebab jika premium langka mereka bisa menggunakan pertalite.

Baca Juga: Solar Langka, Pertamina: Tidak Ada Pengurangan

”Jadi agak janggal memang kalau di SPBU-SPBU katanya banyak pembelian menggunakan surat rekomendasi untuk nelayan,” ujarnya.

Ia mempertanyakan kemana solar-solar itu dibawa. Sebab selama mereka sangat sulit untuk mendapatkan solar.

“Kalau satu SPBU saja (melayani pembelian) di atas 50 surat rekomendasi seharusnya kami tak kesulitan mendapatkan solar. Tapi nyatanya tak ada juga. Jangan-jangan solar itu dibawa ke gudang penampungan,” terangnya.

Dengan adanya penangkapan mobil pelansir solar yang kedapatan memegang enam surat rekomendasi pembelian solar untuk kepentingan nelayan itu, ia berharap agar instansi pemerintah terkait melakukan kajian ulang sehingga pendistribusian solar untuk nelayan tepat sasaran.

Baca Juga: Premiun dan Solar Langka di Batam, Pertamina Bilang Begini

Kapolsek Batuaji, Kompol Syafruddin Dalimunthe, menegaskan, penangkapan mobil bermuatan puluhan jerigen solar tersebut menjadi titik awal untuk mengungkap indikasi penyelewengan solar di wilayah Batuaji.

Pihaknya menduga masih banyak yang memanfaatkan surat rekomendasi tersebut untuk menyedot solar di SPBU bersubsidi demi keuntungan lebih.

”Tetap akan kami dalami karena banyak indikasi seperti ini. Pihak-pihak yang berkaitan akan kami panggil semua,” kata Dalimunthe.(eja)

Update