Selasa, 7 April 2026

1000 Peserta Dari Enam Negara Ramaikan Batam Internasional Culture Carnival 2019

Berita Terkait

batampos.co.id – Batam Internasional Culture Carnival (BICC) 2019 berlangsung semarak di kawasan Nuvasa Bay, Nongsa, Minggu (8/12).

Gelaran karnaval ini juga diikuti oleh sejumlah negara yang turut menjadi peserta.
Antusiasme warga yang ingin menyaksikan gelaran karnaval ini sangat luar biasa.

Meski berada jauh dari pusat bisnis Kota Batam, ternyata tak mengurangi minat masyarakat untuk hadir. Ribuan warga sudah memadati kawasan Nusava Bay sebelum karnaval dimulai.

Ketua Asosiasi Karnaval Indonesia (Akari) DPD Kepri, Silvia Hilda Kusumaningtyas, mengatakan, BICC 2019 adalah yang ketiga kalinya digelar di Batam.

Kegiatan yang sudah masuk ke dalam 100 event Wonderfull Indonesia ini bekerjasama dengan sejumlah pihak, di antaranya Kementerian Pariwisata.

Lokasi sengaja dipilih berbeda, karena Nuvasa Bay berada tak jauh dari terminal feri internasional sehingga diyakini mampu menarik wisatawan asing lebih banyak lagi.

“Yang membedakan karnaval tahun ini dengan sebelumnya adalah tema,” katanya.

Untuk tahun ini kata dia, mengusung tema, Landmark of Kepri, Flora and Fauna, Keberagaman Budaya, Ocean.

“Kurang lebih diikuti 1.000 peserta. Namun semuanya bermuatan lokal. Antusiasme masyarakat luar biasa,” ujar Silvia di tengah acara.

Para model mengenakan kostum karnaval pada event Batam International Culture Carnival 2019 di Nuvasa Bay, Nongsa, Minggu (8/12/2019). Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Silvia menyebutkan, ada enam negara yang berpartisipasi dalam kegiatan kali ini, seperti Malaysia, India, Filipina, Singapura, Tiongkok, dan Indonesia.

Kenapa disebut Indonesia? Karena peserta tak hanya dari Kepri, namun juga dari daerah lain di Indonesia.

“Harapannya ke depan, event ini dapat menunjang pariwisata Kepri. Apalagi Batam merupakan etalase yang berdekatan dengan negara tetangga,” tutur Silvi.

Plt Gubernur Kepri, Isdianto, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan positif seperti ini harus terus ada.

Bahkan, lanjutnya, kegiatan ini dapat memancing adanya event-event lainnya sehingga bisa meningkatkan kunjungan wisman ke Kepri.

Peserta BICC 2019 membawa serta buah hatinya saat menyapa para penonton. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

“Event ini luar biasa, dan ini wajib diapresiasi. Saya berharap, ada event-event serupa terus tumbuh memajukan pariwisata Kepri,” kata Isdianto.

Di tempat yang sama, Kepala Disparbud Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan, kegiatan ini harus menjadi agenda tahunan.

Karena peminatnya sangat luar biasa, meski digelar jauh dari kawasan bisnis Batam. Tak hanya dipadati warga lokal, gelaran juga diminati warga asing.

“Hampir setiap kegiatan ini, warga dari negara lain turut berpartisipasi menjadi peserta,” jelas Ardi.(she)

Update