Senin, 27 April 2026

Dua Hari Seribuan Pembesuk Datangi Rutan dan Lapas di Batam

Berita Terkait

batampos.co.id – Seribuan pembesuk mendatangi Rutan dan Lapas Kelas II A Barelang Batam di Kota Batam untuk menemui keluarga mereka pada momen hari raya Natal dan Tahun Baru.

Warga Binaan Rutan dan Lapas juga diperbolehkan untuk makan bersama dengan anggota keluarga di dalam lingkungan Lapas dan Rutan.

Kunjungan atau besuk terbuka ini merupakan bagian dari hak warga binaan untuk merayakan momen hari raya Natal yang dibuka sejak, Rabu (25/12/2019) hingga Kamis (26/12/2019).

Hari pertama kunjungan terbuka dibuka pukul 13.00 WIB, setelah warga binaan nasrasi melaksanakan ibadah natal dan pemberian remisi.

Hari kedua dibuka pukul 09.00 WIB. Selama kunjungan terbuka dibuka, ribuan keluarga warga binaan memadati lingkungan Lapas dan Rutan.

Untuk memudahkan pelaksanaan kunjungan terbuka, petugas Lapas dan Rutan membuat nomor antrean bagi pembesuk.

Jumlah pembesuk yang masuk juga dibatasi sesuai dengan kapasitas yang disediakan. Heri Agus, kepala keamanan Rutan Batam, mengatakan, jumlah pembesuk di hari pertama cukup membludak.

Warga Binaan Lapas Batam kelas IIA Barelang batam, dijenguk oleh keluarganya beberapa waktu lalu. Selama dua hari ribuan pembesuk memadati Rutan dan lapas Kelas IIA Barelang. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Karena itu pihaknya membatasi waktu kunjungan bagi pembesuk selama 15 hingga 20 menit.

“Kalau padat terpaksa dibatasi. Tapi hari ini (Kamis,red) tak terlalu ramai seperti kemarin makanya sistem situasional saja,” ujarnya, Kamis (26/12/2019).

Kata dia, pada hari pertama kunjungan terbuka pembesuk di Rutan Batam mencapai 800 orang. Sementara hari kedua di atas 200 orang.

Pembesuk lanjutnya diberi hak yang sama. Yakni boleh bawa makanan dari luar untuk makan bersama warga binaan yang dibesuk.

“Makanan tidak kami batasi. Berapa banyak boleh saja, tapi tetap melalui tahapan pemeriksaan sesui SOP yang ada,” ujar Agus.

Situasi yang sama juga terjadi di Lapas Batam. antusias pembesuk selama kunjungan terbuka dibuka sangat banyak.

Sistem antre juga diterapkan termasuk pengamanan berlapis yang melibatkan Polisi dan TNI.

“Semua sesuai prosedur termasuk pengamanan. Kebebasan untuk makan dan berjumpa keluarga boleh saja tapi tetap diawasi,” ujar Kepala Keamanan Lapas Batam, Bahtiar.(eja)

Update