Minggu, 1 Februari 2026

Keresahan Masyarakat Natuna Berkurang

Berita Terkait

batampos.co.id – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kepri, Doli Boniara, menga-takan, situasi Natuna sudah mulai stabil. Bahkan tingkat keresahan masyarakat tentang bahaya virus corona menurun. Menurut Doli, terjadinya gejolak di tengah-tengah masyarakat Natuna, karena ditetapkan sebagai lokasi observasi bagi Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, karena diperkeruh oleh informasi yang salah.

”Informasi membuat masyarakat resah, sehingga menimbulkan gejolak, yakni virus corona mematikan dan belum ada vaksinnya. Sehingga pesan berantai terjadi, menimbulkan kerisauan bagi masyarakat di Natuna,” ujar Doli Boniara, Jumat (7/2/2020)

Ditegaskan Doli, Kementerian Sosial bersama Dinas Sosial Provinsi Kepri, bersinergi membentuk tim untuk Layanan Dukungan Psikososial (LDP) kepada masyarakar di Natuna. Pihaknya berkewajiban membantu mengembalikan kepercayaan masyarakat dan memulihkan psikologi masyarakat, terutama yang berkaitan dengan kehidupan sosial.

”Atas perintah menteri bersama tim LDP, saya turun langsung ke masyarakat,” jelas Doli.

Mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kepri tersebut menjelaskan, tim LDP secara intens melakukan klarifikasi dan meninjau lokasi guna mencari realitas atau fakta dilapangan tentang kabar yang beredar, terutama mengenai warga yang eksodus karena ketakutan akan virus corona.

”Kita melakukan asesmen untuk mendengarkan keluhan warga mengenai apa yang mere-ka rasakan dan apa yang diinginkan, diperlukan oleh pemerintah dan masyarakat saat ini,” jelasnya lagi.

Pihaknya bersama tim LDP juga melakukan pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Natuna, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD Natuna, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh agama Natuna di Kantor Bupati Natuna.

”Untuk meyakinkan masyarakat, kami bersama Tim LDP door to door ke masyarakat tanpa memakai masker. Hal ini untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat, bahwa saudara kita dari Wuhan yang diobservasi di Natuna bukan suspect virus corona,” tegasnya.

Saat ini tim LDP terus melakukan penyuluhan. Teknik pesan berantai yang digunakan, diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat. Situasi yang terjadi, juga sudah dilaporkan pihaknya ke Menteri Sosial. Ditambahkannya bahwa Mensos juga memberikan apresasi kepada masyarakat Natuna yang sudah peduli dan membantu untuk meredam situasi daerah. Informasi ini juga sampai sampai ke Presiden Jokowi.

”Pemerintah sudah mengam-bil keputusan yang cepat dan berisiko sangat kecil. Karena tidak ada keputusan yang tidak ada potensi risiko. Atas dasar itu, Mensos mengharapkan masyarakat Kepri, Natuna khususnya dapat memahami kondisi tersebut,” tegasnya. (jpg)

Update