Jumat, 1 Mei 2026

Polisi Bongkar Penimbunan Ratusan Kardus Masker

Berita Terkait

batampos.co.id – Di tengah terjadinya kasus virus korona di Indonesia, oknum-oknum nakal memanfaatkan situasi ini demi mengambil keuntungan pribadi. Kali ini sebuah kamar apartemen di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat digerebek polisi karena diduga melakukan penimbunan masker.

Penimbunan ini ditengarai dilakukan agar pelaku mendapat keuntungan lebih di tengah kelangkaan masker di pasar. Semakin langka barang yang dicari, tentu harganya akan semakin melambung. Untuk saat ini saja di Pasar Pramuka, Jakarta Timur masker N95 sudah menyentuh harga Rp 1,5 juta per boks.

“Benar (ada pengungkapan kasus penimbunan masker),” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Selasa (3/3) malam.

Kendati demikian, Yusri belum merinci ihwal pengungkapan kasus ini. Sebab, polisi masih melakukan pengembangan kasus untuk membuka kemungkinan adanya penimbunan masker di tempat lain.

Dia hanya menyebut, dari apartemen itu, polisi berhasil menyita masker dalam skala besar. “350 kardus (masker) berbagai merek disita,” jelas Yusri.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombespol Audie S. Latuheru mengatakan, dalam kasus tersebut sudah ada beberapa orang yang diamankan. “Ya sudah diamankan. Sudah ada yang diperiksa,” ucap Audie.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengumumkan virus korona sudah masuk ke Indonesia. Dua orang warga Negara Indonesia (WNI) positif terkena COVID-19. Mereka adalah seorang ibu dan anaknya.

Sejak itu, warga mulai memburu masker dan hand sanitizer. Kelangkaan barang itu pun mulai dijumpai disejumlah lokasi. Akibatnya lonjakan harga masker dan hand sanitizer pun tak terbendung.(jpg)

Update