Senin, 2 Februari 2026

Anwar Bisa Saja Jadi PM Malaysia, Tapi Ia Menolak Khianati Mandat Rakyat

Berita Terkait

batampos.co.id – Presiden Parti Keadilan Rakyat (PKR) Anwar Ibrahim bisa saja ditunjuk sebagai perdana menteri Malaysia seandainya ia memutuskan untuk menerima para pemimpin Umno yang menghadapi dakwaan korupsi, kata anggota parlemen PKR Setiawangsa, Nik Nazmi Nik Ahmad.

Namun, Anwar memutuskan menentang gagasan itu karena dia menolak untuk mengkhianati mandat rakyat hanya untuk jabatan perdana menteri, kata Mr Nik Nazmi.

“Anwar mengatakan kepada kami bahwa ia bisa menjadi PM dengan syarat bahwa ia meninggalkan sekutu kami Pakatan Harapan dan menerima para pemimpin di Umno yang menghadapi banyak tuduhan korupsi,” ungkapnya dikutip dari The Strait Times, Rabu (4/3).

“Tapi dia menolak untuk mengkhianati mandat rakyat hanya demi mendapatkan jabatan perdana menteri,” kata Mr Nik Nazmi dalam sebuah posting Instagram, Selasa (3/3).

Seperti diketahui, krisis politik di Malaysia yang meletus minggu lalu menyebabkan runtuhnya pemerintahan Pakatan Harapan (PH) dan penunjukan Tan Sri Muhyiddin Yassin sebagai Perdana Menteri.

Hal itu juga ditunjukkan dengan keluarnya 11 anggota parlemen PKR dan 26 anggota Parlemen Malaysia Pribumi Bersatu dari PH dan munculnya koalisi Perikatan Nasional Bersatu, PAS dan Barisan Nasional sebagai koalisi yang berkuasa.(uma)

Update