batampos.co.id – Kementerian Agama (Kemenag) menghentikan aplikasi pendaftaran umrah Siskopatuh (Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus) mulai besok (12/3). Pertimbangannya adalah sampai saat ini belum ada kejelasan kapan dibuka kembali akses jamaah umrah oleh pemerintah Arab Saudi.
Pengumuman penghentian sementara aplikasi Siskopatuh itu disampaikan Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag M. Arfi Hatim. Dia mengatakan, dengan penghentian sementara itu, proses pendaftaran jamaah umrah tidak bisa dijalankan. ’’Tidak menerima pendaftaran baru,’’ katanya kemarin.
Arfi menegaskan, kebijakan itu diambil karena sampai sekarang belum ada kejelasan keberangkatan jamaah umrah. Pemerintah Saudi masih menutup akses penerbangan umrah untuk mencegah penyebaran virus korona. Arfi mengatakan aplikasi Siskopatuh akan dibuka kembali jika sudah ada kepastian dibuka kembali layanan ibadah umrah oleh pemerintah Saudi.
Kemenag kembali menyampaikan kepada jamaah umrah yang telah mendaftar supaya travel mengatur penjadwalan ulang. ’’Dengan tidak membebankan biaya tambahan kepada jamaah,’’ jelasnya. Selain itu, jika ada jamaah yang melakukan pembatalan, travel wajib melaporkan kepada Kemenag melalui email [email protected].
Ketua Umum Sarikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia (Sapuhi) Syam Resfiadi menyambut baik keputusan Kemenag itu. Dengan penutupan itu, seluruh travel umrah atau penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) kompak tidak menerima pen-daftaran jamaah baru.(jpg)
