Kamis, 30 April 2026

Pemerintah Indonesia Belum Mau Melakukan Lockdown, Ini Alasannya

Berita Terkait

batampos.co.id – Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa hingga kemarin siang tidak berfikiran ke arah kebijakan lockdown. Dia mengingatkan bahwa yang harus dilakukan adalah mengurangi mobilitas orang dari satu tempat ke tempat lain. “Menjaga jarak dan mengurangi kerumunan yang berisiko besar penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Kebijakan pemerintah daerah untuk penanganan Covid-19 harus dibahas dengan pemerintah pusat. Hal itu sejalan dengan ditunjuknya Satgas Covid-19 oleh Jokowi. Satgas tersebut, menurutnya, merupakan satu-satunya rujukan masyarakat. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga meyakinkan bahwa fasilitas kesehatan cukup.

Sejauh ini, ada 132 rumah sakit yang ditunjuk, 109 rumah sakit milik TNI, 65 RS Polri, dan terdapat rumah sakit dari BUMN. “Kalau tidak cukup libatkan RS swasta. Semua kami kerahkan,” ujarnya.

Jokowi juga menginstruksikan seluruh jajarannya untuk mempercepat agenda kerja kementerian. Seperti program-program di Kementerian Dalam Negeri dapat berkoordinasi kepada para kepala daerah untuk menelurkan kebijakan yang tepat sasaran yang pada akhirnya dapat mengurangi dampak yang ditimbulkan akibat persebaran virus korona.

“Policy yang bisa tepat sasaran sehingga bisa mengurangi pergerakan, mengurangi pertemuan-pertemuan, sehingga dengan ini kita akan bisa mengurangi dampak dari Covid-19,” ucapnya.

Presiden juga menginstruksikan agar penggunaan anggaran kerja kementerian dapat turut diarahkan untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah pandemi global virus corona. Salah satunya dilakukan dengan menahan alokasi anggaran bagi kegiatankegiatan perjalanan dinas maupun pertemuan-pertemuan.

“Anggaran-anggaran yang berkaitan dengan paket-paket perjalanan dinas dan pertemuan-pertemuan yang tidak perlu ini agar ditahan terlebih dahulu sehingga anggaran yang ada itu diarahkan sebesar-besarnya untuk menolong masyarakat, buruh, petani, nelayan, pekerja, dan usaha mikro dan kecil,” ujarnya.

Terkait dengan pemeriksaan kesehatan, Jokowi menyatakan, telah melakukan pemeriksaan. Bahkan Ibu Negara Iriana pun turut diperiksa. Untuk hasilnya, Jokowi memaparkan bahwa dirinya belum mengetahui. “Silakan tanya kepada yang memeriksa,” ucapnya.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian telah melakukan test Covid-19 di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (15/3), sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo. Staf Khusus Mendagri Kastorius Sinaga mengatakan, hasil tes menunjukkan Tito dan istri dinyatakan bebas virus corona.(han/jpg)

Update