Minggu, 3 Mei 2026

Bandara Hang Nadim Bongkar Bilik Disinfektan, Alasannya….

Berita Terkait

batampos.co.id – Dinilai kurang efisien, bilik disinfektan di depan terminal keberangkatan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam dibongkar.

Bilik sterilisasi ini sempat terpasang selama dua hari.

”Memperhatikan selama dua hari dipasang, penggunaan bilik ini kurang efisien,” ujar
Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim, Suwarso, Rabu (1/4/2020)

Ia mengatakan langkah sterilisasi di Bandara dilakukan dalam beberapa hari lalu, dengan cara penyemprotan disinfektan ke seluruh ruangan di Bandara Hang Nadim dan ke penumpang yang akan berangkat.

Penyemprotan baik ke orang maupun ke ruangan yang ada di terminal Hang Nadim, menggunakan cairan yang sama.

”Setelah kami amati, (sterilisasi) ke penumpang kurang efektif. Jadi, alasannnya juga
bukan karena edaran WHO juga sih (imbauan tidak melakukan penyemprotan disinfektan ke manusia),” ujarnya.

Calon penumpang di Bandara Hang Nadim Batam harus disemprot disinfektan melalui bilik yang sudah disediakan di pintu keberangkatan, untuk mencegah penyebaran virus corona, Minggu (29/3/2020). Foto: Cecp Mulyana/batampos.co.id

Ia mengatakan proses sterilisasi ke calon penumpang di depan Terminal Keberangkatan menghabiskan 140 liter disinfekatan setiap harinya.

Sementara penyemprotan ke ruangan-ruangan di Bandara Hang Nadim, hanya meng-
habiskan 70 liter disinfektan.

”Jadi, penyemprotan ke ruangan, menghabiskan bahan setengahnya saja dari bilik.
Makanya kami menilai lebih baik menyemprotkan disinfektan ke ruangan saja,” tu-
turnya.

Saat ini, kata Suwarso, untuk mendapatkan bahan disinfektan sangat sulit. Setelah pemesanan dua minggu lalu, bahan disinfekatn baru datang ke Hang Nadim.

”Sulit mendapatkan bahan disinfektan ini. Makanya kami mencoba meracik sendiri,
cari bahan-bahannya baru dibuat sendiri,” tuturnya.

Ia memastikan sterilisasi ke terminal keberangkatan dan kedatangan di Hang Nadim,
akan tetap dilakukan secara rutin.Hal ini dilakukan mencegah peredaran virus Covid 19.

”Secara berkala akan terus kami lakukan penyemprotan disinfektan,” ungkapnya.

Mengenai kedatangan dan keberangkatan penumpang, Suwarso mengatakan saat ini yang berangkat berada diangka 4 ribuan penumpang. Sedangkan penumpang yang datang di angka 3 ribuan.

”Melihat grafiknya mungkin penumpang di Hang Nadim hanya di kisaran ini saja. Un-
tuk penerbangan seharinya ada 64 penerbangan,” tuturnya.(ska)

Update