Selasa, 7 April 2026

Warga Batam, Sensus Penduduk Online Diperpanjang

Berita Terkait

batampos.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) memperpanjang Sensus Penduduk 2020 secara online hingga 29 Mei mendatang.

Awalnya, proses tersebut berakhir Maret. Namun, karena pertimbangan adanya wabah Covid-19, maka tenggat waktu diperpanjang sesuai dengan kebijakan pembatasan kegiatan di luar rumah dan tatap muka.

”Iya diperpanjang sampai 29 Mei. Bantu share ya,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, Rahayuddin, Rabu (1/4/2020).

Selain sensus penduduk online, untuk sensus penduduk tatap muka atau wawancara juga mengalami penyesuaian waktu pelaksanaan. Sebelumnya, sensus penduduk wawancara bakal dilakukan pada 1 hingga 31 Juli mendatang.

Namun dengan kondisi saat ini, pelaksanaan sensus penduduk wawancara diundur mulai 1-30 September mendatang.

Rahayuddin menambahkan, bagi warga Batam yang belum melakukan sensus penduduk online bisa memanfaatkan kesempatan perpanjangan ini dengan cara mengetik sensus.
bps.go.id.

Seorang warga sedang melihat laman sensus.bps.go.id tentang sensus penduduk online, Selasa (3/3/2020). Foto: batampos.co.id/Cecep Mulyana

Lalu mengikuti tata acara yang diminta yakni memasukkan NIK 16 digit dan dibawah NIK ada nomor Kartu Keluarga.

Ada kode angka random enam digit, lalu cek keberadaan. Selanjutnya, diminta membuat password cukup satu untuk satu keluarga.

Jika sudah berhasil, langkah berikutnya mulai mengisi, yang pertama akan muncul keterangan keluarga dimulai dengan alamatnya. Jawaban harus sesuai dengan kondisi sekarang.

”Ada 17 pertanyaan yang bakal diisi. Jika terdapat masalah, dapat disimpan sementara. Unduh bukti pengisian bukti kuesioner Sensus Penduduk 2020,” bebernya.

Rahayuddin mengakui, sampai hari ini jumlah masyarakat Batam yang melakukan sensus penduduk online sudah mencapai lebih dari 54 ribu orang dari target 56 ribu orang.

Jumlah ini setara 94 persen dari target yang ditetapkan oleh BPS Kota Batam. Sementera itu, secara nasional, sejak dimulai 15 Februari lalu, sudah 32,4 juta orang atau sekitar 12,5 persen masyarakat yang berpartisipasi.

“Jumlah tersebut diperkirakan akan terus meningkat, seiring dengan imbauan Presiden Jokowi agar masyarakat berada di rumah untuk mencegah penyebaran virus corona,” ujar Kepala BPS Suhariyanto di Jakarta.

BPS menargetkan 22,9 persen dari total jumlah penduduk di Indonesia atau sekitar 61 juta orang bisa meng-input data melalui sensus penduduk online.

Dengan imbauan pemerintah dan WHO terkait pencegahan Covid-19 melalui physical distancing, BPS melakukan penyesuaian program Sensus Penduduk Online hingga 29 Mei 2020 dan Sensus Penduduk Wawancara dilakukan pada 1-30 September 2020.

Jika sudah melakukan pengisian data secara mandiri via online, petugas sensus tak perlu lagi mendatangi rumah penduduk bersangkutan pada Juli nanti saat sensus offline secara door to door.

Tujuan utama sensus online ini adalah memudahkan masyarakat, terutama yang memiliki aktivitas padat.(rng)

Update