Selasa, 27 Januari 2026

Karena Ini, Nilai Ekspor dan Impor di Batam Turun

Berita Terkait

batampos.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat,realisasi kinerja impor Kota
Batam pada Februari 2020 tercatat 676,49 juta dolar Amerika atau turun 15,01 persen dibanding impor Januari 2020 yang sebesar 795,92 juta dolar Amerika.

Sementara itu, untuk persentase nilai ekspor secara tahunan juga mengalami penu-
runan sebesar 0,37 persen dari posisi bulan sebelumnya yakni Januari 2020 sebesar
815,38 juta dolar Amerika.

Kepala BPS Kota Batam, Rahayuddin, mengatakan, penurunan tersebut terjadi untuk komoditas minyak dan gas (migas) dan nonmigas.

Ia menyebut, penurunan aktivitas ekspor-impor terjadi karena adanya pembatasan
perdagangan di berbagai negara lain untuk memitigasi penyebaran virus corona.

Aktivitas di Pelabuhan Batuampar, Kota Batam. Foto: batampos.co.id/CEcep Mulyana

”Ya salah satu penyebabnya karena adanya pembatasan perdagangan di sejumlah
negara ini,” kata Rahayuddin, Rabu (8/4/2020).

Adapun, penurunan nilai ekspor-impor seperti nilai impor nonmigas pada bulan
Februari 2020 mencapai 673,01 juta dolar Amerika atau turun sebesar 15,38 persen dibanding Januari 2020.

Negara pemasok barang impor terbesar pada Februari 2020 ditempati Singapura dengan nilai 294,66 juta dolar Amerika, berkonstribusi 44,17 persen.

Sementara itu, nilai ekspor migas Februari 2020 mencapai 89,54 juta dolar Amerika atau turun 6,47 persen dibanding bulan sebelumnya.

Ekspor nonmigas HS 2 digit terbesar Februari 2020 adalah golongan barang mesin.
Ekspor ke Singapura pada bulan Februari 2020 mencapai nilai terbesar yaitu 373,62
juta dolar Amerika dengan kontribusinya mencapai 44,98 persen.(rng)

Update