Jumat, 3 April 2026

Tiongkok Berhasil Sembuhkan 94 Persen Pasien Covid-19

Berita Terkait

batampos.co.id – Tiongkok berhasil menaikkan tingkat kesembuhan pasien dari penyakit korona (Covid-19) hingga 94 persen di negara tersebut. Itu seperti diungkapkan oleh otoritas pusat pada Jumat (10/4).

Mereka yang sembuh di antaranya termasuk lebih dari 89 persen pasien penderita Covid-19 berkategori parah dan 3.600 lebih pasien berusia 80-an tahun (oktogenarian) atau bahkan lebih tua, kata sebuah kelompok dari pemerintah pusat yang mengawasi respons epidemi tersebut di Provinsi Hubei, wilayah yang paling parah terdampak COVID-19.

Hingga Jumat, ibu kota Provinsi Hubei, Wuhan, yang sempat menjadi pusat penyebaran wabah itu, hanya mencatatkan 101 pasien Covid-19 yang berkondisi parah atau kritis, papar otoritas itu, seraya menyerukan upaya lebih keras dalam mengobati mereka karena sebagian besar memiliki riwayat penyakit penyerta dan telah berusia lanjut.

Sun Chunlan, Wakil Perdana Menteri Tiongkok yang juga menjadi kepala kelompok tersebut, menginspeksi Rumah Sakit Tongji di Wuhan dan mendengarkan laporan sejumlah rumah sakit rujukan di kota tersebut terkait perawatan korona.

’’Saya mendesak upaya maksimal guna menaikkan tingkat kesembuhan para pasien korona,’’ ucap Sun, yang juga anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok itu seperti dilansir Antara dari Xinhua.

Sembari menekankan untuk memanfaatkan sepenuhnya pengalaman yang terkumpul dalam upaya memerangi korona, sang wakil perdana menteri meminta intervensi dini dalam pengobatan pasien, dan perawatan berbasis triase untuk kasus-kasus parah dan pasien dengan gejala ringan.

’’Pasien penderita korona kategori parah harus dipindahkan ke rumah sakit dengan sumber daya medis berkualitas tinggi,’’ kata Sun, seraya menyerukan pengobatan tersasar dan perawatan yang lebih baik terhadap para pasien tersebut.

Sembari meminta dilakukannya karantina tepat waktu dan pemeriksaan lanjutan bagi para pasien sembuh yang telah diizinkan pulang dari rumah sakit, Sun juga memerintahkan agar tim medis yang bertugas di Hubei mempertahankan kelompok perawatan intensif tingkat tinggi dan meningkatkan koordinasi dengan para tenaga kesehatan setempat. (antara)

Update