batampos.co.id – Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri mencatat, jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) namun terindikasi membawa virus corona menembus angka 676 orang.
Kondisi ini menjadi catatan khusus tim karena OTG ini bisa menularkan virus ke banyak orang karena merasa sehat.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi kepri, Tjetjep Yudiana, mengatakan, tak hanya OTG, daftar Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) juga mengalami penambahan.
Namun, kasus positif hasil PCR Test masih bertahan pada angka 23 kasus yang tersebar di tiga daerah di Kepri.
“Memasuki minggu kedua April ini, jumlah positif Covid-19 masih pada angka 23 orang yang tersebar 10 kasus di Batam, 12 Tanjungpinang, dan satu di Karimun. Selain itu, di Kepri juga terdapat 164 PDP, 676 OTG, dan 2.153 ODP,” ujar Tjetjep, Minggu (12/4/2020).
Ia menjelaskan, menjelaskan, jumlah yang dinyatakan positif tersebut adalah hasil PCR Test.
Adapun perbandingan antara PCR Test (positif-negatif) dan Rapid Test (reaktif-non- reaktif) adalah Batam 10 orang positif dan 135 orang negatif, 18 orang reaktif dan 396 non-reaktif.
Tanjungpinang 12 orang positif dan 40 orang negatif, 8 orang reaktif dan 386 orang nonreaktif. Berikutnya Karimun 1 orang positif dan 13 orang negatif dan 1 orang reaktif dan 135 orang nonreaktif.

Kemudian di Bintan negatif 6 orang, 1 orang reaktif dan 151 nonreaktif. Natuna 4 orang negatif dan 4 orang nonreaktif.
Anambas 2 negatif dan 8 nonreaktif. Lingga 6 orang nonreaktif. Secara keseluruhan ada 23 positif dan 200 orang negatif, serta 28 orang reaktif dan 1.096 orang nonreaktif di Kepri.
Selanjutnya, di Batam kini ada 94 orang PDP, 1.490 ODP, dan 252 OTG. Tanjungpinang
37 PDP, 160 ODP dan 270 OTG.
Karimun 12 PDP, 249 ODP, dan 22 OTG. Bintan 14 PDP, 73 ODP dan nihil OTG, Natu na 4 PDP, 162 ODP dan 3 OTG, Anambas 3 PDP, 13 ODP dan nihil OTG, Lingga hanya 6 ODP.
“Untuk kasus sembuh hanya dua orang, sedangkan kematian 5 orang positif Covid-19. Meninggal saat bersatus PDP ada 4 orang dan negatif Covid-19 meninggal karena penyakit penyerta 9 orang,” jelasnya.
Hal senada dikatakan Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kepri, Isdianto,
membenarkan kasus OTG, PDP, dan ODP di Kepri semakin meningkat.
Ia pun mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap sebaran pandemi covid-19.
“Orang tanpa gejala (OTG) terus meningkat. Ini yang berbahaya karena OTG berpotensi menyebar virus menjadi lebih luas,” ujar Isdianto, saat menyampaikan laporan perkembangan Covid-19 Provinsi Kepri di Gedung Daerah Tanjungpinang, Minggu (12/4/2020).
Karena itu, kata Isdianto, ia selalu mengingatkan untuk menggunakan masker saat keluar rumah, rajin mencuci tangan dengan sabun atau gunakan hand sanitizer.
Isdianto menambahkan, Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional, Doni Monardo, sudah menyampaikan bahwa salah satu penular virus yang
sulit diantisipasi berasal dari OTG.
OTG merupakan kategori baru dalam pedoman penanganan virus corona yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.
Sebelumnya, kategori yang dirilis adalah pasien positif, pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP).
Isdianto kembali juga mengingatkan masyarakat untuk mematuhi imbauan pemerintah dengan tetap di rumah.
“Mari kita saling menjaga, karena virus corona sudah mulai menular antarindividu.
Dibuktikan dengan adanya pasien positif yang tidak ada riwayat perjalanan dari luar negeri atau dari daerah tertular,” kata Isdianto.(jpg/per)
