Jumat, 1 Mei 2026

Adik-adik, Belajar di Rumah Hingga Juni Ya

Berita Terkait

batampos.co.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Batam memperpanjang jadwal belajar di rumah hingga Juni mendatang. Semua kegiatan akan digelar daring termasuk pesantren Ramadan yang sudah menjadi agenda rutin setiap tahunnya.

Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan, mengatakan kebijakan ini diambil karena kondisi masih pandemi, selain itu dalam waktu dekat ini akan memasuki bulan suci Ramadan.

”Sebelumnya pesantren ini sudah berjalan. Jadi siswa mengikuti kegiatan ini selama satu minggu, beda sekarang ini karena harus dilaksanakan di rumah,” kata dia, Minggu (12/4/2020).

Berdasarkan edaran Wali Kota terbaru, pesantren Ramadan akan dilaksanakan 27 hingga 30 April mendatang. Jadwal ini juga bisa menyesuaikan dengan kondisi sekolah.

Metodenya masih sama yakni daring. Lanjutnya, harusnya kegiatan belajar mengajar atau tatap muka akan aktif kembali 14 April ini, namun karena masih pandemi diperpanjang hingga 1 Juni mendatang.

Siswa kembali ke sekolah dan belajar tatap muka 2 Juni 2020.

Ilustrasi siswa Sekolah Dasar (SD) di KOta Batam. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

”Nanti juga ada libur di awal Ramadan dan Idul Fitri. Jadi meskipun diperpanjang siswa tetap belajar di rumah dan berada dalam pengawasan guru,” terangnya.

Kepala SMPN 3 Batam, Wiwiek Darwiyati, mengatakan, selama belajar dari rumah, siswa tetap menuntaskan tugas dan mempersiapkan diri menghadapi ujian sekolah.

Meskipun tidak tatap muka, semua kegiatan tetap berjalan sesuai rencana ajar. Ia menyebutkan masih ada ujian sekolah yang harus diikuti siswa jelang libur sekolah menyambut bulan puasa nanti.

Selanjutnya guru-guru juga akan bersiap untuk materi ujian hingga pengisian nilai rapor siswa.

”Guru tetap masuk dan siap di sekolah. Jadi karena sudah mau memasuki libur, aktivitasnya lebih sibuk karena harus mempersiapkan nilai-nilai siswa sebelum kenaikan kelas,” ujarnya.

Mengenai perpanjangan waktu belajar di rumah, menurutnya hal itu lebih baik karena kondisi saat ini belum normal.

Kegiatan yang mengumpulkan orang banyak bisa menyebabkan Covid-19 berkembang cepat.

”Untuk keselamatan siswa lebih baik memang tidak ke sekolah dulu. Ada waktunya nanti siswa kembali ke sekolah. Kalau tidak salah awal Juni sudah tatap muka kembali,” ucapnya.(yui)

Update