Kamis, 23 April 2026

Satpol PP: Pasar Kaget yang Membandel Akan Ditindak

Berita Terkait

batampos.co.id – Pandemi Covid-19 ternyata tak menyurutkan niat para pedagang untuk tetap berjualan di pasar kaget.

Para pedagang tetap berjualan dengan alasan demi memenuhi kebutuhan hidup. Padahal, sudah ada imbauan pemerintah untuk menutup sementara aktivitas di pasar kaget.

Ridwan, salah seorang pedagang sayur-sayuran di pasar kaget Marlion, Batuaji mengaku, baru kemarin berjualan di pasar kaget.

Sebelumnya, ia sudah tidak membuka lapak lagi, karena sudah ada razia dan imbauan dari pemerintah setempat.

”Saya baru hari ini (kemarin) kembali berjualan. Kalau tidak jualan mau makan apa. Belum kalau ada bayar keperluan lainnya,” kata Ridwan, Senin (13/4/2020).

Hal senada juga dikatakan Iwan, pedagang ikan di pasar kaget tersebut. Sejak kewaspadaan Corona digalakkan pekan lalu, dirinya libur berjualan empat hari.

Ilustrasi Pasar kaget. Foto. Dalil Harahap/batampos.co.id

Namun, karena kebutuhan harian dan butuh uang sementara tabungan habis, akhirnya ia berjualan lagi.

”Mau makan apa kami kalau seperti ini. Kami berjualan juga karena terpaksa dan tidak
ada yang bisa dibelanjakan lagi,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Ketenteraman Masyarakat dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Kota Batam, Imam Tohari, mengatakan, hal semacam ini yang menjadi kendala.

Pasalnya, para pedagang tidak ada kesadaran akan bahaya penyebaran Covid-19, begitu juga dengan masyarakat yang berbelanja di pasar kaget.

”Kami dari Tim Gugus Tugas Covid-19 hampir setiap saat mengimbau agar masyarakat
menjauhi tempat-tempat keramaian, dan jika keluar rumah wajib pakai masker. Tapi masih saja yang bandel,” katanya, Senin (13/4/2020).

Pihaknya juga mengaku selalu mengimbau kepada seluruh pedagang pasar kaget untuk tidak berjualan.

Namun, dengan alasan untuk mencari makan, mereka nekat kembali berjualan. Menurutnya, mereka tak menyadari dampak dari virus ini.

”Semua sudah kita laporkan ke Ketua Tim Gugus terkait kondisi saat ini di lapangan.
Tinggal tunggu keputusan ketua tim,” jelasnya.

“Jika sudah zona merah, kemungkinan aktifitas mendatangkan orang banyak ini dihentikan dan kita tindak pasar kaget yang membandel,” tegas Imam lagi.

Pantauan di lapangan, pasar kaget di Marlion tersebut ramai dikunjungi masyarakat.  Bahkan, masih banyak masyarakat dan pedagang yang tidak mengindahkan imbauan pemerintah seperti memakai masker dan lain sebagainya.(rng)

Update