Minggu, 26 April 2026

Sembilan Warga Solok Selatan Tewas Tertimbun di Lokasi Tambang Emas Ilegal

Berita Terkait

batampos.co.id – Sebanyak sembilan warga Solok Selatan, Sumatera Barat, ditemukan tewas tertimbun di lubang tambang emas ilegal di Ranah Pantai Cermin, Kecamatan Sangir Batang Hari. Hingga Minggu (19/4) pagi, semua korban ditemukan meninggal dunia sudah dievakuasi dan disemayamkan di rumah korban.

Kapolres Solok Selatan AKBP Imam Yulisdianto seperti dilansir dari Antara di Padang Aro menjelaskan, longsor tersebut terjadi pada Sabtu (18/4) sekitar pukul 17.50 WIB. Para korban tertimbun material tanah yang longsor yang digali secara manual karena diduga terdapat kandungan emas. ”Saat kejadian sedang hujan,” ujar Imam pada Minggu (19/4).

Para korban yang tertimbun semuanya warga Kecamatan Sangir Batang Hari. Identitas korban itu adalah Menan, 58, Dedi, 30; Husin, 50; Jaja, 25; Buyuang, 30; Abu, 35; Yandi, 40; dan Ipit, 35; yang semuanya warga Jorong Rawang, Nagari Ranah Pantai Cermin. Seorang korban lagi yang bernama Iril, 35, merupakan warga Jorong Talakiak, Nagari Ranah Pantai Cermin.

Camat Sangir Batang Hari Gurhanadi mengatakan, berdasar informasi dari warga kedalaman lubang tambang yang runtuh dan menimbun sembilan orang tersebut sekitar delapan meter. Warga yang tertimbun, delapan orang laki-laki dan satu orang perempuan.(antara)

Update