Jumat, 23 Januari 2026

Begini Kondisi Wali Kota Tanjungpinang, Istrinya dan Dokter Pribadinya Sekarang

Berita Terkait

batampos.co.id – Setelah mendapatkan perawatan dari petugas medis di RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT), istri Wali Kota Tanjungpinang, Juwariyah Syahrul, dan dokter pribadinya yang terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19) dalam kondisinya stabil.

“Iya, kondisinya stabil dan masih dalam perawatan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Din-
kes) Kepri, Tjetjep Yudiana, Minggu (20/4/2020).

Sebelumnya Tjetjep menjelaskan, kondisi Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul, masih dalam pengawasan ekstra dari tenaga medis.

“Kadang stabil, kadang drop,” ujarnya.

Syahrul lanjutnya masih menggunakan alat bantuan pernapasan atau ventilator.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes Dalduk KB) Kota Tanjungpinang, Rustam, mengatakan, dengan ditetapkannya istri dan dokter pribadi wali kota Tanjungpinang, hingga Sabtu (18/4/2020) lalu, jumlah pasien Covid-19 di Tanjungpinang terus bertambah.

Kasus positif ke-18 kata dia, adalah seorang laki-laki berusia 27 tahun, pekerjaan karyawan swasta yang beralamat di Jalan Pramuka, Lorong Sumatera, Kelurahan Tanjung Ayun Sakti, dengan inisial MF.

Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul. Foto: Yusnadi/batampos.co.id

MF lanjutnya berkaitan erat dengan kasus 06 yang mengikuti tablig akbar di Malaysia, kasus 11 yang meninggal dunia, dan istrinya, serta kasus ke-14.

“Sehingga kasus ke-18 merupakan klaster keluarga kasus nomor 06, kasus 11, dan kasus 14, sehingga dimasukkan dalam klaster keluarga 06 tersebut,” papar Rustam.

Saat ini, kata Rustam, kondisi yang bersangkutan dalam keadaan baik dan stabil dan
sudah dirawat di RSUD RAT Kota Tanjungpinang.

Selanjutnya, kasus positif ke-19 di Tanjungpinang merupakan seorang perempuan,  berusia 53 tahun yang beralamat di Sei Ladi, Kecamatan Tanjungpinang Kota dengan
inisial Ju.

Ju adalah istri Wako Tanjungpinang Syahrul (pasien 13), Juwariyah Syahrul. Sedangkan kasus positif ke- 20 adalah seorang laki-laki berusia 36 tahun, dengan inisial DF, pekerjaan sebagai dokter yang tinggal di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Tanjungpinang Barat, Kecamatan Tanjungpinang Barat.

DF tidak mempunyai riwayat perjalanan keluar kota dalam satu bulan terakhir, namun yang bersangkutan merawat kasus 13 (Syahrul) di rumah selama kurang lebih
satu pekan.

“Kasus ini berkaitan erat dengan kasus 13 dan kasus nomor 19 sehingga dimasukkan dalam klaster yang sama dan saat ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil,” jelasnya.(jpg/per)

Update