Kamis, 30 April 2026

Operasi Ketupat Covid-19 Dimulai, Pemudik Bakal Diminta Balik ke Rumah

Berita Terkait

batampos.co.id – Pemerintah resmi melarang masyarakat lakukan mudik Lebaran guna mencegah penyebaran Covid-19 lebih meluas. Korps Lalu Lintas Polri berencana menggelar Operasi Ketupat lebih awal. Rancananya operasi yang dinamakan Operasi Ketupat Covid-19 ini akan dilakukan awal Ramadhan, lebih cepat dari biasa yang dilakukan H-7 Lebaran.

“Polri akan tetap melaksanan kegiatan operasi ketupat, tapi kali ini ada perubahan nama menjadikan Operasi Ketupat Covid-19,” kata AKBP Muhammad Toha dari Korlantas dalam diskusi online, Rabu (22/4).

Kata dia, dalam Operasi Ketupat Covid-19 ini, pihaknya akan fokus kepada skema penyekatan di sejumlah ruas jalan, khususnya pemudik dari Jabodetabek dan wilayah zona merah lainnya. Pengetatan ini dimaksudkan sebagai langkah pencegahan penyebaran virus di daerah tujuan mudik.

“Polri akan dibantu oleh seluruh anggota kepolisian daerah, bersama Jasa Marga dan instansi pemerintah terkait lainnya untuk membantu pihak kepolisian melakukan pengecekan kendaraan transportasi umum, maupun pribadi yang mengangkut penumpang di sejumlah check point yang sedang dirapatkan pihak Kementerian Perhubungan (Kemenhub),” tambahnya.

Jika ditemukan adanya pemudik yang bersikeras balik ke kampung halaman, pihaknya akan memberikan teguran kepada mereka dan menyuruh pemudik untuk kembali ke rumahnya masing-masing.

Untuk mekanisme pemberian sanksi sementara bagi pemudik, yakni melalui tindakan persuasif seperti sosialisasi untuk mengedukasi pencegahan penyebaran virus Covid-19. Pasalnya, untuk saat ini, belum ada kebijakan resmi untuk menjerat para pelanggar mudik.

Di lokasi yang berbeda, Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono mengatakan, operasi ketupat tahun ini sedikit berbeda. Sebab, akan dijalankan sejak hari pertama bulan Ramadan.

“Operasi terpusat yang biasanya dilaksanakan H-7 sampai H+7, artinya kita ajukan mulai nanti hari pertama atau awal Ramadan. Kita laksanakan sampai H+7,” kata Argo kepada wartawan, Rabu (22/4).(jpg)

Update