Selasa, 3 Februari 2026

Ditegur Karena Tak Pakai Masker, Warga Singapura Mengamuk

Berita Terkait

batampos.co.id – Seorang perempuan warga negara Singapura mengamuk karena ditegur lantaran tidak mengenakan masker di Pasar Shunfu.

Dia tampak beradu mulut dan marah-marah setelah dianggap menyebabkan gangguan publik dan melanggar langkah-langkah jarak yang aman. Bahkan, seorang perempuan diserang dan mengalami cedera.

Video pertengkaran itu beredar dan viral sejak Minggu (3/5/2020) sore. Dalam suatu momen, perempuan itu terlihat sangat marah.

“Anda seharusnya memikirkan urusanmu sendiri. Sejak awal, Anda seharusnya tidak meneriaki saya,” katanya sambil marah seperti dilansir dari AsiaOne, Senin (4/5/2020).

Dalam momen lain, di lokasi yang berbeda, dia terlihat menutupi wajahnya dengan lengannya dan memegang telepon sambil berdebat dengan sekelompok orang lain. Dia pun mengaku sebagai keluarga pejabat.

“Polisi tidak punya hak atas saya,” teriaknya.

Perempuan Singapura saat mengamuk usai ditegur lantaran tak mengenakan masker saat berbelanja di pasar. (Screengrab/Facebook/Marceino Tng, Stomp)

Seorang pria lantas meladeni ucapannya.

“Jika Anda adalah orang Singapura, Anda harus mengikuti aturan Singapura” kata pria itu memaki. Lalu dibalas lagi oleh sang perempuan.

“Itu masalahnya, kita sama-sama rakyat,” ujarnya ketus.

Polisi mengatakan, pada Minggu (3/5/2020), mereka menerima laporan atas pertengkaran itu sekitar pukul 12:15 di 320 Shunfu Road.

Menurut investigasi awal, perempuan dalam video itu adalah seorang warga Singapura berusia 40 tahun.

Dia melanggar tindakan menjaga jarak yang aman, tidak mengenakan masker, dan diduga menyerang seorang perempuan berusia 47 tahun yang menyarankannya untuk mengenakan masker.

Dalam sebuah pernyataan, seorang juru bicara kepolisian mengatakan bahwa polisi mengambil tindakan serius tentang perilaku yang kejam dan tidak bertanggung jawab seperti itu. Terutama dalam situasi Covid-19 saat ini.

“Kami mendesak masyarakat untuk mengambil langkah-langkah pemutus sirkuit dengan serius dan mematuhi langkah-langkah menjaga jarak yang aman,” kata pihak kepolisian.(jpg)

Update