Kamis, 30 April 2026

Kadin Kepri Siapkan Lahan 30 Hektar untuk Investor

Berita Terkait

batampos.co.id – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kepri mempersiapkan lahan seluas 30 hektare sebagai tahap awal dalam menggaet investor asing lewat program Paket Ekonomi Batam, Bintan, Karimun (BBK) Murah.

BBK Murah diluncurkan di Kantor Kadin Kepri, Senin (11/5/2020) pagi.

“Kadin Kepri serta Kadin Batam, Bintan, dan Karimun berusaha menangkap peluang jelas yang diketahui berasal dari pengusaha Amerika, Jepang, serta Eropa yang keluar dari Tiongkok,” kata Ketua Kadin Kepri, Akhmad Ma’ruf Maulana usai acara peluncuran BBK Murah.

Menurut Ma’ruf, penyebab hengkangnya perusahaan asing dari Tiongkok disebabkan tak ingin mengambil risiko lebih jauh lagi, imbas dari pandemi Covid-19.

“Karena ada risiko besar hanya berinvestasi di satu negara. Jika negara tempat investasi terkena wabah seperti saat ini, maka sangat merugikan investor. Kami tengah berusaha menangkap peluang ini,” tuturnya.

Adapun lahan seluas 30 hektare itu berada di Kabil. Selain lahan di lokasi tersebut, Ma’ruf mengaku sudah berkoordinasi dengan para bupati dari Bintan dan Karimun untuk membantunya jika ada investor asing yang berinvestasi di BBK.

Ilustrasi Lahan di Batam. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

“Pada intinya, kami siapkan lahan itu, tolong itikad kami disambut dengan baik. Saya harap BP Batam juga berani, biar kami yang bayar, kami kasih free ke investor,” tegasnya.

Ma’ruf kemudian menyebut, investor yang bergerak di bidang farmasi asal Negeri Paman Sam sudah pasti akan berinvestasi di Batam.

Ia menyebut nilai investasinya sebesar Rp 50 juta dolar Amerika dengan renca rekrut 2 ribu tenaga kerja. Setelah itu, Kadin Kepri juga akan mencoba menggaet para investorteknologi tinggi, pariwisata dan padat karya.

“Gerakan Kadin pada saat Covid-19 ini harus disambut baik pemerintah dan media. BP Batam juga harus lakukan hal yang lebih jauh. Kami sendiri sudah siap karena ini bukan sekedar hitung-hitungan bisnis lagi, tapi ada merah putihnya,” tuturnya.

Selain lahan gratis selama lima tahun, Ma’ruf juga menyebut pihaknya akan membantu perizinan lebih cepat. Saat ini merupakan momen yang tepat karena meskipun lambat, negara-negara Eropa dan Amerika tengah memasuki tahap pemulihan ekonomi.

Pria yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kepri ini juga menyarankan kepada Pemko Batam menurunkan sejumlah tarif, seperti pajak penerangan jalan umum.

“Turunin semua dong. Soalnya sedang pemulihan semua, bagaimana mau bergerak. Sekarang ini mari kita mulai dari kecil-kecil dulu. Saya berharap Pemko, Pemprov dan Pemkab mau bekerja sama,” katanya.(leo)

Update