Kamis, 30 April 2026

Bantuan Sosial Tunai Diberikan Selama 3 Bulan

Berita Terkait

batampos.co.id – Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial mulai didistribusikan kepada 521 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kelurahan Sukajadi dan Seipanas, Kamis (14/5/2020).

Bantuan senilai Rp 600 ribu kepada warga di dua kelurahan tersebut didistribusikan melalui Kantor Pos Batam Center.

Penerima Bansos tunai ini merupakan masyarakat yang masuk dalam data miskin Kota Batam namun tidak terdaftar sebagai program keluarga harapan (PKH) dan program sembako.

Keluarga Penerima Manfaat atau BST yang ditemui di Kantor Pos Batam Center, Samsiah, mengaku bersyukur adanya bantuan yang diberikan oleh pemerintah di tengah masa sulit lantaran mewabahnya Covid-19.

”Kami bersyukur dengan adanya bantuan tunai yang saat ini mulai disalurkan pemerintah, bantuan ini sangat berguna sekali untuk memenuhi keperluan sehari-hari terutama untuk makan,” ujar Samsiah.

Menurutnya, di masa sulit saat ini bantuan senilai Rp 600 ribu per bulan sangat berarti baginya untuk menambah biaya membeli kebutuhan pokok sehari-hari.

Salah seorang penerima bantuan tunai langsung memperlihatkan rupiah yang baru saja diambilnya di kantor pos. Foto: Media Center Kota Batam

”Apalagi saat ini bertepatan dengan bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya tentu kebutuhan akan semakin banyak, dengan bantuan ini sangat membantu sekali bagi kami yang sangat terdampak akibat Covid-19,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Pos Batam, Masni Gardenia Augusta, mengatakan, BST itu akan diberikan selama tiga bulan kepada 20.364 keluarga penerima manfaat di 12 kecamatan di Kota Batam.

Di mana, pembagian bansos tunai itu akan dilakukan 12 Kantor Pos di seluruh wilayah Kota Batam dan Kantor Camat Galang.

”Bagi warga penerima bantuan diwajibkan menunjukkan kartu tanda penduduk dan kartu keluarga saat mengambil bantuan di wilayah tugas Kantor Pos,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, program BST ini akan dibagikan untuk tiga bulan dimulai dari April, Mei dan Juni.

Di mana, pembagian pada pertengahan Mei ini merupakan BST April. Sementara untuk Mei, Masni belum mengetahui kapan akan dibagikan dan menunggu jadwal dari pemerintah pusat.

”Untuk pembagiannya kita setting. Jika dilihat kepadatannya, maka akan kita tambah petugasnya. Satu petugas akan melayani 250 orang penerima bantuan BST. Tentunya kita lihat kondisi di lapangan nanti,” tuturnya.

Di tempat terpisah, Ketua DPRD Batam, Nuryanto juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) dalam pembagian BST di Kantor Pos Batam Center.

Ia mengatakan, sidak tersebut merupakan fungsi dari DPRD agar bantuan yang diberikan kepada masyarakat itu berjalan dengan baik.

”Saya ingin memastikan, pencairan BST berjalan baik dan melihat pelaksanaannya seperti apa. Serta masyarakat diminta untuk tertib, dan mentaati semua aturan yang ada,” ujarnya.

Ia juga memastikan dalam pembagian BST juga harus tetap memperhatikan protokol Covid-19 dengan pengukuran suhu tubuh serta pengaturan jarak antrean atau physical distancing.

”Tentunya dengan adanya pencairan BST ini bisa berjalan dengan lancar dan baik, serta menjaga physical distancing dan protokol kesehatan. Kami juga mengapresiasi kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Sosial yang telah mengambil kebijakan untuk warga terdampak,” tuturnya.

Dengan adanya bantuan ini, ia berharap bisa membantu meringankan beban masyarakat khususnya bagi mereka yang berada di tingkatan menengah dan ke bawah.

”Harapannya bisa berjalan baik dan lancar serta memiliki manfaat yang besar bagi masyarakat. Namun, perlu diingatkan dalam pelaksanaannya, ada semacam ketegasan dari Kantor Pos dan pemerintah untuk bisa benar-benar menjaga jarak dan menjaga protokol kesehatan,” katanya.(gie)

Update