Coronavirus Disease (Covid)-19 menjadi momok yang sangat menakutkan bagi masyarakat di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Tim medis yang diminta untuk menangani para pasien Covid-19 dituntut memberikan pelayanan kesehatan yang prima. Meski rasa was-was dan takut terpapar virus mematikan itu terus menghantui.
Messa Haris – Batam
Para medis di RSBP Batam benar-benar memperhatikan asupan makanan para pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Para pasien porsi makanan para pasien ditetapkan harus Tinggi Kalori Tinggi Protein (TKTP). Sehingga setiap makanan yang diberikan, dipastikan ada telur rebus.
“Jadi selama tiga kali makan pasti ada telur rebusnya. Karena itu untuk meningkatkan imunnya dan telur menjadi makanan wajib para pasien,” kata Norma.
Menu makanan tersebut kata dia berdasarkan rekomendasi dari Dokter Tafsil yang menangani para pasien. Selain itu lanjutnya para pasien juga diberikan puding berupa bubur kacang hijau.
“Jadi dapat satu kali makan itu ada nasi, sayur, dagingnya atau ikan dan telur rebus wajib ada,” jelasnya.
Namun lanjutnya, makanan juga disesuaikan dengan kondisi si pasien apabila ada penyakit bawaan. Seperti hipertensi, kolesterol, atau gula.

“Kalau ada penyakit lainnya harus disesuaikan dengan dietnya dan syukurnya selama perawatan tidak ada pasien yang alergi telur,” paparnya.
Bahkan lanjutnya pernah ada pasien yang bosan dengan makanan rumah sakit dan meminta izin untuk membeli makanan di luar. Setelah berkonsultasi dengan dokter dan diperbolehkan si pasien langsung memesan makanan cepat saji.
“Pasien kita itu langsung pesan pizza banyak sekali,” tuturnya sembari tertawa kecil
Dokter Tafsil, menambahkan pasien Covid-19 tidak ada pantangan dengan asupan makanan. Menurutnya corona adalah virus dan dianjurkan asupan makanan para pasien yang mengandung nutrisi tinggi.
“Serta kita berikan juga suplemen atau vitamin dan untuk meningkatkan imunitas tubuh ada pada nutrisi,” jelasnya.(*)
