batampos.co.id – Gojek menggandeng Dinas Perindiustrian dan Perdagangan dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) menyelenggarakan rangkaian pelatihan bernama IKM Go-Digital.
Kegiatan ini dilakukan dalam upaya mengatasi dampak ekonomi akibat penyebaran Covid-19 dan untuk menekan dampak dari penyebaran wabah tersebut bagi pelaku industri kecil dan menengah (IKM) di Kota Batam.
VP Regional Sumbagsel Gojek Indonesia, Erika Agustine, mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan daya tahan IKM dari terpaan pandemi yang berkepanjangan.
Ia menjelaskan, program pelatihan dan pembinaan dimulai dengan pendaftaran para peserta menjadi merchant GoFood dan GoShop sejak 18 Mei hingga 8 Juni 2020 lalu.
“Pelatihan keterampilan bagi para calon merchant ini sendiri digelar selama dua hari, yaitu 11 dan 12 Juni. Pasca pelatihan, Gojek akan melakukan pendampingan secara online bagi para mitra binaan ini hingga 3 bulan ke depan, atau 12 Agustus 2020,” jelasnya melalui pernyataan tertulis yang diterima batampos.co.id, Selasa (23/6/2020).
Ia menyatakan, wabah Covid-19 memberikan dampak ekonomi dan perlambatan bisnis yang luar biasa bagi berbagai sektor.
Terutama para pelaku industri kecil dan menengah. Sebagai bisnis yang berbasis digital, Gojek berupaya memberikan solusi bagi pelaku usaha kecil dan menengah di Kota Batam untuk bisa bertahan dan tetap memutar roda bisnis mereka saat pandemi melanda.

“Kami berharap upaya yang kami lakukan ini menjadi sebuah kolaborasi yang memberikan dampak positif bagi para pelaku industri kecil dan menengah, terutama meningkatkan daya tahan industri kecil dan menengah,” tuturnya.
Pelatihan kata dia, diikuti oleh 113 peserta terdiri dari 67 pelaku industri makanan dan 46 pelaku industri batik.
“Usai mengikuti pelatihan ini, Gojek akan membantu para peserta memasarkan produk-produk mereka melalui layanan GoFood dan GoShop yang ada di dalam aplikasi Gojek,” jelasnya.
Salah satu peserta pelatihan, Novi, menyampaikan bisnis secara digital adalah sebuah jawaban yang tepat, untuk bisa bertahan dalam kondisi pandemi Covid-19.
“Terima kasih Gojek dan terima kasih juga Disperindag dan Dekranasda Kota Batam sudah memfasilitasi kami agar mudah mewujudkan berjualan secara online. Semoga semakin sukses dan selalu memperhatikan industri kecil dan menengah, khususnya yang ada di Kota Batam,” katanya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota, Gustian Riau, juga mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Gojek.
“Terima kasih kepada pihak Gojek yang sudah ikut serta dalam memberikan pembinaan IKM Dekranasda Kota Batam lewat proyek yang sudah disepakati bersama yaitu IKM Go-Digital, dimana program tersebut merupakan sebuah gagasan dan gebrakan luar biasa, khususnya di Kota Batam,” ujarnya.
Gustian mengatakan, seluruh bisnis terdampak dengan adanya wabah Covid-19. Kepala Dekranasda Kota Batam, Marlin Agustina Rudi, mengatakan,
kegiatan tersebut merupakan sebuah gebrakan yang bagus dari pihak Disperindag Kota Batam dan Gojek.
“Dimana proyek ini adalah salah satu bentuk kepedulian kita kepada pelaku usaha IKM yang ada di Kota Batam. Ini salah satu kegiatan positif dan harus terus dilakukan untuk semua pelaku usaha agar sadar akan pentingnya teknologi di zaman sekarang ini,” ujarnya.
Gojek kata dia, memberikan opsi yang sangat bagus seperti GoFood dan GoShop. Menurutnya, jika tidak beralih ke digital, pelaku usaha sangat sulit untuk menyadari di zaman atau era teknologi ini semuanya sudah berbasis online, sehingga sangat banyak peluang para pelaku usaha untuk mendapatkan penghasilan.
Memperkuat UMKM menjadi salah satu fokus Gojek untuk menekan dampak COVID-19 terhadap pelaku ekonomi kecil dan menengah di Indonesia. Di dalam 3 bulan terakhir, Gojek telah membantu lebih dari 100 ribu UMKM untuk memperluas pasar ke bisnis online.(*)
