Jumat, 30 Januari 2026

Tips Aman Bertransaksi di ATM dan EDC Bank Mandiri

Berita Terkait

batampos.co.id – Seiring masuknya fase New Normal hal ini merubah perilaku masyarakat khususnya di Kepulauan Riau dan kota Batam.

Begitu pula yang dilakukan oleh nasabah Bank Mandiri dimana transaksi finansial lebih banyak menggunakan e-channel.

Saat ini Bank Mandiri memiliki 315 mesin ATM yang telah tersebar di Kepulauan Riau, tercatat transaksinya mencapai 2,6Jt.

Artinya nasabah sudah mulai merubah kebiasaan yang sebelumnya melakukan transaksi di kantor cabang Bank Mandiri, sekarang ini transaksi finansial dilakukan di mesin ATM, baik itu transaksi di mesin setor tunai dan mesin tarik tunai.

Selain itu di mesin ATM tersebut nasabah juga sudah mulai terbiasa melakukan transaksi non cash, seperti pembayaran listrik, air (PDAM dan ATB), pembelian pulsa HP, hingga top up e-wallet (Link Aja dan Gopay).

Sedangkan dari mesin EDC (Electronic Data Capture), merchant yang sudah bermitra dengan Bank Mandiri lebih dari 3.200 baik dari segmen Groceries, Perhotelan, Restaurant, Fashion Stores hingga Telecommunication Stores, dimana di fase new normal ini merchant merchant tersebut mulai beroperasional kembali.

Saat ini Bank Mandiri memiliki 315 mesin ATM yang telah tersebar di Kepulauan Riau, tercatat transaksinya mencapai 2,6Jt. Artinya nasabah sudah mulai merubah kebiasaan yang sebelumnya melakukan transaksi di kantor cabang Bank Mandiri, sekarang ini transaksi finansial dilakukan di mesin ATM, baik itu transaksi di mesin setor tunai dan mesin tarik tunai. Foto: Mandiri untuk batampos.co.id

Vice President Bank Mandiri Area Batam/Kepri Wisnu Jatmiko mengatakan, setelah fase new normal nasabah sudah mulai melakukan aktivitas transaksi di merchant terutama di segmen potensial.

Penggunaan transaksi di mesin EDC Bank Mandiri sudah bisa dilakukan kembali seiiring dengan diberlakukan new normal oleh pemerintah, dimana di awal pandemi banyak merchant yang tutup, dan saat ini Bank Mandiri siap support merchant yang sudah operasional kembali

Wisnu menambahkan di fase new normal ini, beberapa merchant potensial bisa kita berikan program, baik itu program redeem point dimana belanja bisa hemat hingga 20% khusus pengguna kartu debit dan kartu kredit Bank Mandiri dan tentunya merchant yang lain juga bisa diberikan beberapa program taktikal atau free product dengan menggunakan kartu bank apapun dan transaksinya hanya di EDC Bank Mandiri.

Memasuki fase new normal, masyarakat dan nasabah harus menaati protokol kesehatan untuk transaksi di mesin ATM dan EDC guna mengurangi resiko penyebaran virus corona.

Berikut beberapa tips aman saat bertransaksi di mesin ATM yakni selalu jaga jarak saat antri melakukan transaksi di mesin ATM. Kemudian dihimbau agar masyarakat dan nasabah selalu menggunakan masker saat dimanapun.

Yang ketiga setelah melakukan transaksi dari mesin ATM, hendaknya nasabah menggunakan hand sanitizer. Untuk yang keempat dihimbau agar nasabah secara berkala mengganti PIN ATM.

Sedangkan masyarakat maupun nasabah yang hendak bertransaksi di EDC Bank Mandiri, tips aman untuk bertransaksi antara lain saat transaksi jangan lupa tutup mesin EDC saat memasukkan PIN, kemudian perlu dicek nominal sebelum memasukkan PIN.

Berikutnya upayakan kartu debit/kredit yang akan diberikan kepada petugas merchant untuk diikuti sampai meja kasir dan pastikan struk transaksi diterima setelah transaksi di EDC Bank Mandiri.

Gunakan hand sanitizer setelah melakukan transaksi di merchant tersebut dan tentunya ganti PIN secara berkala.

Wisnu juga menginformasikan bahwa pemegang kartu kredit Bank Mandiri, mulai 1 Juli 2020 wajib menggunakan PIN saat transaksi.

Untuk langkah pertama bisa mengirimkan sms ke 3355 kemudian langkah kedua aktivasi PIN melalui mandiri call 14000.

“Apabila masyarakat dan nasabah terus disiplin menjalankan protokol kesehatan serta mengikuti tips aman bertransaksi di mesin ATM dan EDC Bank Mandiri, potensi transaksi meningkat sebesar 20% di semester kedua tahun 2020 bisa tercapai,” tutup Wisnu.(*)

Update