Minggu, 26 April 2026

Pemerintah Keluarkan Dana Rp 100 Juta untuk Satu Pasien Covid-19

Berita Terkait

batampos.co.id – Biaya perawatan seorang pasien Covid-19 di rumah sakit rata-rata bisa menghabiskan biaya Rp 100 juta.

Tim Percepatan Penanganan Gugus Tugas Covid-19, Dokter Reisa Broto Asmoro, mengatakan, meski dibayari oleh dana pemerintah, tetap saja akan lebih murah jika bisa mencegahnya. Maka akan lebih baik jika mematuhi protokol kesehatan dengan disiplin.

“Menurut laporan resmi dari RS, seorang pasien dapat menghabiskan lebih dari Rp 100 juta untuk perawatan, meski sebagian besar dibiayai negara, namun mengobati lebih mahal dari mencegah,” katanya dalam konferensi pers, Selasa (21/7/2020).

“Selama vaksin belom ditemukan, harus berdampingan dengan Covid-19. Jaga jarak aman, pakai masker. Dirjen WHO mengatakan virus ini memanfaatkan ketidakkompakan kita. Virus ini kalah kalua kita bersatu,” tambahnya.

Swab test Corona. Foto: Jawa Pos

Menurutnya situasi pandemi global masih belum reda di seluruh dunia. Sudah lebih dari 14 juta orang terinfeksi Covid-19 dan lebih dari setengah juta orang di antara mereka meninggal dunia.

“Dari peta sebaran bahwa virus ini sudah tersebar di seluruh dunia tak memilih korban, siapapun tertular, tidak ada diksirmasi jenis kelamin, ras, agama, status sosial, penyebaran virus tercepat di dunia hanya 6 bulan. Bisa menyebar di 200 negara dan kedaulatan. 500 ribu orang kehilangan nyawa,” katanya.

Maka dokter Reisa mengajak agar masyarakat tidak menyepelekan virus Korona. Virus ini berbahaya cepat dan mudah menular, mengancam kesehatan manusia dan melumpuhkan perekonomian negara.

“Kita harus kerja ekstra keras, rapatkan barisan. Lebih solid melawan Covid-19. Data kasus per hari tiap negara berubah cepat, bisa jadi tertinggi, besok bisa sukses hentikan penularan, semua tergantung kerja sama komponen bangsa,” tutupnya.(jpg)

Update