Sabtu, 18 April 2026

Warga Batam Anda Boleh Salat Idul Adha Berjamaah, Tapi…

Berita Terkait

batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengeluarkan Surat Edaran Nomor 14/KESRA/Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Salat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban.

Dari surat edaran tersebut, Pemko Batam mengizinkan umat Islam untuk melaksanakan salat Idul Adha 1441 H/2020 digelar berjemaah di lapangan, masjid, musola ataupun juga ruangan.

Namun dengan catatan tetap mematuhi dan memperhatikan protokol kesehatan.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh penyelenggara atau panitia sebelum menggelar salat Idul Adha secara berjamaah.

Di antaranya adalah menyiapkan petugas untuk melakukan pengawasan penerapan protokol kesehatan di area tempat pelaksanaan salat.

“Melakukan pembersihan dan disinfektan di area tempat pelaksanaan salat Idul Adha,” kata Rudi, Rabu (22/7/2020).

Kemudian membatasi jumlah pintu atau jalur keluar dan masuk tempat pelaksanaan guna memudahkan penerapan dan pengawasan protokol kesehatan.

Ilustrasi. Pemko Batam mengizinkan umat Islam untuk melaksanakan salat Idul Adha 1441 H/2020 digelar berjemaah di lapangan, masjid, musola ataupun juga ruangan. Namun harus tetap mematuhi protokol kesehatan. Foto: Messa Haris/batampos.co.id

Kemudian juga menyediakan fasilitas cuci tangan, sabun atau sanitizer di setiap pintu ke luar dan pintu masuk.

“Panitia juga harus menyediakan alat pengecekan suhu. Jika ditemukan jemaah dengan suhu lebih dari 37,5 derajat celcius maka tidak diperkenankan masuk dalam area tempat pelaksanaan,” kata Rudi.

Rudi juga mengimbau agar menerapkan pembatasan jarak dengan memberikan tanda khusus minimal satu meter.

Selain itu juga mempersingkat pelaksanaan salat dan khutbah Idul Adha tanpa mengurangi ketentuan syarat dan rukunnya.

Penyelenggara juga wajib mengimbau kepada masyarakat tentang protokol kesehatan sebelum melaksanakan salat.

Seperti jemaah harus sehat, membawa sajadah atau alas masing-masing dan menggunakan masker sejak ke luar rumah dan selama berada di area tempat pelaksanaan.

“Para jemaah wajib menjaga kebersihan tangan dengan mencuci tangan dengan sabun atau sanitizer,” jelasnya.

Bagi anak-anak, masyarakat lanjut usia dan orang memiliki sakit bawaan yang beresiko tinggi Covid-19 diimbau untuk tidak mengikuti pelaksanaan salat Idul Adha.

Panitia diharapkan juga tidak mewadahi sumbangan atau sedekah dengan cara menjalankan kotak infaq. Sebab sangat rawan terhadap penularan Covid-19.(*/esa)

Update