Sabtu, 31 Januari 2026

Hanya 27 Jiwa, Ini Strategi Singapura Minimalkan Kematian Covid-19

Berita Terkait

batampos.co.id – Singapura hanya mencatat 27 kematian akibat Covid-19. Angka itu sangat rendah dibanding negara tetangganya seperti Filipina, Malaysia, dan bahkan Indonesia. Kasus terbanyak di negara itu adalah berasal dari kelompok pekerja migran yang tinggal di asrama.

Sejauh ini sekitar 247 ribu pekerja migran yang tinggal di asrama telah pulih atau bebas dari Covid-19. Kasus baru setiap hari memang terus ada. Lalu bagaimana Singapura bisa meminimalkan kematian?

“Karena ketika infeksi mulai melonjak di asrama pada April, fokusnya adalah memastikan pekerja yang paling berisiko diisolasi terlebih dahulu,” kata Pakar Penyakit Menular, Profesor Dale Fisher seperti dilansir dari The Straits Times, Kamis (23/7).

“Ini termasuk pasien usia lebih tua dan mereka yang memiliki kondisi medis lainnya,” imbuhnya.

Strategi dalam merawat para pekerja migran adalah terobosan baru. Sehingga membantu Singapura menjaga angka kematian tetap rendah meski kepadatan hidup di asrama cukup tinggi.

“Kematian rendah benar-benar mengejutkan. Dunia bertanya ‘Bagaimana Singapura melakukan itu?” paparnya. “Singapura menempatkan prioritas yang lebih kuat untuk mencegah kematian daripada menularkan,” jelas Prof Fisher yang juga ketua komite pengarah Wabah Global dan Peringatan Jaringan Respons Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Sampai Kamis (23/7), ada 341 kasus Covid-19 baru yang dikonfirmasi di antara pekerja migran yang tinggal di asrama. Jumlah kasus baru telah berkisar antara 100 dan 200 sehari sejak akhir bulan lalu, tetapi meningkat menjadi 306 kasus baru pada 13 Juli.
Ada lebih dari 300 kasus baru dalam sehari di asrama sejak Selasa (21/7) ketika jumlah total kasus sehari mencapai 399 kasus.

“Memang masih ada beberapa transmisi yang terjadi,” sebut Prof Fisher.

Kombinasi tes isolasi, serologi dan reaksi rantai polimerase digunakan untuk menghilangkan kasus di asrama. Sebanyak 891 asrama, termasuk yang dibangun khusus dan tempat sementara, telah disemprot disinfektan.

Sementara itu, Menteri Pembangunan Nasional Lawrence Wong mengatakan banyak dari kasus Covid-19 yang meninggal adalah infeksi pasien usia yang lebih tua atau dengan penyakit komorbid.(jpg)

Update