batampos.co.id – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Batam masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pusat terkait bantuan kredit modal kerja dalam bentuk hibah sebesar Rp 2,4 juta kepada pelaku usaha kecil menengah (UKM) di Batam.
Kepala DKUM Batam, Suleman Nababan, mengatakan, hingga saat ini belum ada petunjuk teknis terkait kriteria pelaku usaha yang bisa mendapatkan bantuan modal usaha ini. Menurutnya, bantuan nanti akan dikucurkan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) di Kementerian Koperasi dan UKM.
”Juknisnya belum ada, jadi kami belum bisa tindak lanjuti. Karena untuk mendapatkan bantuan ini biasanya ada syarat yang harus dipenuhi agar bisa mendapatkan bantuan modal tersebut,” ujarnya, Jumat (24/7).
Suleman mengungkapkan, jika bantuan dihubungkan dengan kondisi pelaku usaha selama pandemi Covid-19, tentu banyak yang butuh bantuan modal. Ia menyebutkan, selama pandemi Covid-19, sebanyak 1.305 pelaku usaha mikro menutup usahanya.
Adanya pembatasan aktivitas membuat mereka kehilangan omzet 25-75 persen. Hal ini membuat pendapatan mereka terjun bebas dan berakibat pengurangan karyawan.
”Kalau berdasarkan data yang ada, penurunan omzet pelaku usaha ini dari Rp 335 miliar menjadi Rp 113 miliar. Ini belum termasuk usaha yang ada di Bulang dan Galang. Jadi, datanya masih terus bergerak,” kata Suleman.
Kondisi ini, kata Suleman, berat bagi usaha mikro. Mereka yang saat ini bertahan, tidak mampu membayar pekerja seperti saat kondisi normal. Sehingga, kebanyakan berjualan sendiri dengan jumlah produk yang terbatas. ”Jadi, biasa ada karyawan sekarang sudah berjualan sendiri. Karena karyawan pada dirumahkan semua,” sebutnya.
Suleman melanjutkan, saat ini sudah ada 2.355 UKM yang telah terdata dari 12 kecamatan. Kecamatan Sekupang penyumbang terbanyak dengan total pelaku usaha mencapai enam ribu lebih.
Mereka yang terdata dan terdampak Covid-19 ini nantinya akan didorong untuk memperoleh stimulus dari pemerintah pusat. Sehingga bisa kembali melanjutkan usahanya. ”Kalau memang bisa diupayakan untuk mendapat bantuan pasti kita bantu. Sebab bantuan tersebut pasti akan sangat membantu usaha mereka di new normal ini,” tambahnya.(*/jpg)
