batampos.co.id – Laju penularan kasus positif Covid-19 masih terus terjadi. Hingga 5 Oktober 2020, tercatat sudah mencapai 1.740 kasus. Dari jumlah itu, masih dirawat 481 orang, sembuh 1.211 orang, dan meninggal dunia 48 orang.
Namun, data Gugus Tugas Provinsi Kepri menyebut angka pasien Covid-19 di Batam sudah menembus 1.818 kasus. Rinciannya, 507 kasus aktif (dalam penanganan medis, red), 1.263 pasien sembuh, dan 48 meninggal.
Kasus Covid-19 ini mayoritas masih berasal dari klaster karyawan swasta, lalu disusul ibu rumah tangga (IRT), tenaga kesehatan (nakes), tidak bekerja, wiraswasta, karyawan BUMN, dan guru-ASN Pemko. Pasien ini dirawat di sejumlah rumah sakit seperti RSKI Covid-19 Galang, RSUD Embung Fatimah, RS Budi Kemulian, RS Elisabeth Seilekop, RS Graha Hermine.
”Masih ada kasus yang tinggal di Dormitori Mukakuning dan perumahan lainnya. Terkonfirmasi dari kontak erat, OTG, dan keluhan,” kata Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19, Didi Kusmarjadi, Senin (5/10).
Data statistik perkembangan Covid-19 di atas menunjukkan betapa cepatnya laju penularan Covid-19 yang terjadi selama lebih kurang 7 bulan terakhir atau sejak awal ditemukan.
Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum, mengatakan, meskipun jumlah kematian kasus Covid-19 di Batam relatif rendah, yakni 2,8 persen, namun dengan pertumbuhan kasus yang tinggi, dikhawatirkan bisa melewati ambang batas kemampuan fasilitas dan tenaga kesehatan melayaninya.
”Ini bisa berdampak fatal terhadap peningkatan. Kita sangat khawatirkan dapat merambat kepada tenaga kesehatan, apabila mereka mengalami kelelahan,” kata Syamsul.
Karena melihat jumlah pasien yang dilayani melebihi jumlah kemampuan tenaga kesehatan. Berdasarkan data, jumlah tenaga medis yang terpapar juga mencapai angka ratusan.
”Kita menyadari bahwa saat ini kita tidak bisa menghalangi warga untuk beraktivitas keluar rumah. Dalam rangka mencari nafkah untuk mempertahankan kehidupan atau untuk memenuhi kebutuhan mereka lainnya. Pemerintah wajib menegakkan aturan agar pencegahan bisa ditekan,” tutupnya.(*/jpg)
