batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam membentuk Tim Percepatan Penanganan Proses Vaksinasi Covid-19. Tim kecil ini nanti bertugas mendata kebutuhan dan sasaran vaksin yang rencananya akan diproduksi di awal 2021 mendatang.
Pjs Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum, mengatakan, pembentukan tim ini dalam rangka mempersiapkan kedatangan vaksin dalam penanganan Covid-19 di Kota Batam. Tenaga medis merupakan prioritas utama untuk mendapatkan vaksin nantinya.
”Selain itu, ada juga kategori orang berisiko. Kalau sayam maunya 1,3 juta penduduk Batam bisa divaksin semua. Makanya, perlu persiapan dari sekarang. Jangan sampai vaksin datang kita malah tidak punya data,” ujarnya usai menghadiri Rapat Paripurna di Kantor DPRD Batam, Senin (5/10).
Ia mengungkapkan, percepatan pembentukan tim ini merupakan langkah lanjutan dalam penanganan Covid-19. Saat ini, pemerintah pusat masih melakukan berbagai persiapan atau finalisasi produksi vaksin. Daerah juga harus bersiap ketika vaksin ini siap didistribusikan.
”Jadi, nanti tim ini yang akan hitung kebutuhan dan mendata jumlah penerima berdasarkan tingkat urgensinya. Batam harus siap karena jumlah kasus masih terus terjadi,” tambahnya.
Nantinya, lanjut Syamsul, tim tersebut terdiri dari camat, lurah, seluruh kepala puskesmas dan posyandu di masing-masing wilayah. Sebab mereka yang paling hafal dan mengerti karakteristik wilayah mereka. ”Semuanya harus divaksin tanpa terkecuali, termasuk wali kota nantinya,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemberian vaksin ini prioritas pertama diberikan kepada petugas medis, prioritas kedua kepada orangtua yang rentan penyakit, yang terakhir pemangku kebijakan. (*/jpg)
